Sempat Tersandung Penyelundupan Senjata, Pasukan RI Akan Pulang dari Sudan
Nasional

Seperti apa hasil penyelidikan atas dugaan penyelundupan senjata pasukan RI di Sudan?

WowKeren - Pasukan perdamaian RI sempat tertahan di Bandara Al Fashi, Sudan. Formed Police Units (FPU) ke VII itu tak diperbolehkan pulang lantaran diduga terlibat dalam penyelundupan senjata.

Kasus ini bermula saat aparat setempat menemukan koper berisi senjata dan amunisi 10 meter diantara koper milik pasukan RI. Akibat hal tersebut, mereka harus tertahan dan menjalani investigasi.

Mengetahui hal tersebut, Polri langsung mengirim beberapa orang untuk menyelesaikan masalah ini. Baru-baru ini Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto mengatakan jika kasus ini kini telah selesai.

"Sudah enggak ada masalah dari pihak Sudan dan sudah bersama dengan pihak Indonesia untuk investigasi dan memang tidak ditemukan indikasi itu punya kita," terangnya.


Dari hasil investigasi diketahui jika koper itu bukan milik pasukan RI. Kini otoritas Sudan tengah mencari pemiliknya dan dilaporkan oleh UNAMID ke PBB.

"Sedang dicari sama mereka itu punya siapa oleh pihak Sudan. Namun sebagai delegasi PBB Unamid dari pihak Unamid sampai kepada pusat di PBB itu tim ada beberapa yang masih mencoba mendalami paling tidak membuat laporan administrasi itu yang membuat agak lama prosesnya," imbuhnya.

Sementara itu, kini pasukan FPU VIII diketahui masih berada di Garuda Camp di Sudan. Namun kepulangannya hanya tinggal menunggu waktu saja.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait