Dinilai Ciptakan Antipati, Agus-Sylvi Kalah Gara-Gara Cuitan SBY?
Nasional

Simak seperti apa hasil analisis politik terhadap kekalahan pasangan calon Agus-Sylvi di Pilkada DKI.

WowKeren - Berdasarkan elektabilitasnya, cagub-cawagub DKI Jakarta Agus Yudhoyono-Sylviana Murni memang sempat cukup baik. Namun, semakin mendekati Pilkada popularitas pasangan calon ini makin menurun hingga akhirnya kalah di pemilihan suara yang sebenarnya.

Analis politik dari UI (Universitas Indonesia) Donny Gahral Adiansyah mengatakan jika kekalahan jika Agus-Sylvi kemungkinan disebabkan oleh blunder yang dilakukan oleh lingkungan mereka sendiri di media sosial. Salah satunya adalah postingan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Antasari bari-baru ini.

Menurutnya, tulisan mantan Presiden RI ke-6 itu menciptakan antipati di kalangan masyarakat. Apalagi SBY menuding jika pemerintah berada di balik pernyataan Antasari. Hal itu justru menciptakan citra seorang pemimpin yang lemah dan suka mengeluh.

"Tapi blunder demi blunder dibuat lingkungan pasangan calon ini," ujar Donny dilansir dari Tempo. "Playing victim justru kontraproduktif. Masyarakat ibukota rasional dan mampu membedakan mana yang palsu dan mana yang tulus."


Donny juga membandingkan dengan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang perolehan suaranya meningkat. ""Berbeda dengan strategi Anies yang tak pernah menyerang pemerintah," imbuhnya.

Seperti diketahui, SBY baru-baru ini membuat serangkaian postingan di Twitter untuk membantah tudingan Antasari jika dirinya terkait dengan kasus yang menjeratnya. Bahkan SBY mengatakan jika fitnah tersebut memiliki tujuan untuk membuat Agus-Sylvi kalah di Pilkada, mengingat Antasari mengungkapnya hanya sehari sebelum pemilihan.

"Satu hari sebelum pemungutan suara Pilkada Jakarta (saya duga direncanakan), Antasari lancarkan fitnah & tuduhan keji terhadap saya," tulis SBY. "Tujuan penghancuran nama SBY oleh Antasari & para aktor di belakangnya ~ agar Agus-Sylvi kalah dlm pilkada besok, 15 Feb 2017. *SBY*."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!