Inilah buntut panjang dari perseteruan heboh antara Depe vs Nassar di 'D' Academy 4'.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 18 Februari 2017 - 18:37 WIB
WowKeren - Akhir-akhir ini, dunia hiburan tengah diramaikan soal perseteruan heboh yang terjadi antara Dewi Persik dan Nassar di acara "D' Academy 4". Acara yang berlangsung live pada Selasa (14/2/2017) itu menampilkan Depe dan Nassar terlibat cekcok hingga membuat Depe mengeluarkan kata-kata kasar kepada Nassar.
Selang sehari setelah perseteruan itu, "D' Academy" menayangkan perdamaian antara Depe dan Nassar. Mereka didamaikan oleh Harsiwi Achmad di panggung ajang dangdut Indosiar ini. Sayangnya, bukan berarti kasus tersebut selesai.
Karena tayangan heboh itu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat akhirnya memanggil pihak Indosiar pada Jumat (17/2/2017). “Program siaran itu wajib memperhatikan dan melindungi keberagaman khalayak baik itu terkait norma kesopanan ataupun norma kesusilaan. Program siaran dilarang untuk menampilkan muatan yang merugikan dan menimbulkan dampak negatif, menampilkan kata-kata kasar dan makin baik itu secara verbal atau nonverbal. Program siaran juga dilarang menampilkan muatan yang mendorong anak dan remaja untuk belajar tentang perilaku yang tidak pantas,” jelas Dewi Setyarini selaku Komisioner KPI kepada perwakilan Indosiar yang hadir dalam pertemuan, seperti dalam situs resmi kpi.go.id, dikutip dari Suara.
Sementara itu, pihak Indosiar yang diwakili GM Proggramming Indosiar, Ekin Gabriel Surbakty, menyesalkan terjadinya adu mulut yang berakibat keluarnya kata-kata tidak pantas dalam acara yang ditonton banyak orang. “Kami sangat menyesalkan keluarnya kata-kata itu karena tidak sesuai etika dan nilai kesopanan. Kami dari pihak Indosiar pun telah melakukan permintaan maaf ke masyarakat baik secara on air maupun off air," papar Ekin.
Hingga kini, acara "D' Academy 4" masih belum mendapatkan sanksi dari KPI Pusat. “Rapat pleno nanti akan menentukan keputusan yang diberikan untuk program 'D’Academy 4' Indosiar. KPI akan membuat keputusan segera mungkin terutama untuk kebaikan masyarakat sebagai penikmat utama tayangan,” ujar Dewi Setyarini.
(wk/)