Bercanda Bawa Bom, Dosen UNM Membuat Penerbangan Garuda Tertunda
Nasional

Ini sanksi yang diterima oleh dosen UNM akibat bercanda bawa bom di pesawat.

WowKeren - Jumat (3/3), pesawat Garuda rute Makassar-Jakarta sempat tertunda selama enam jam di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Peristiwa itu terjadi lantaran ada seorang penumpang yang mengatakan jika dirinya membawa bom saat berada di pesawat.

Belakangan diketahui jika penumpang tersebut adalah seorang dosen di Universitas Negeri Makassar, Dr Hisyam Syam (51). Hisyam sendiri diketahui mengatakan hal tersebut saat akan meletakkan barangnya di rak di seat 29E.

Namun, saat itu rupanya rak telah penuh. Kesal melihat hal itu, Hisyam kemudian mengatakan jika tasnya berisi bom dengan harapan agar orang-orang memindahkan barangnya. "Isinya bom ini," ujar Hisyam.

Namun, hal itu justru didengar oleh pramugari, Nova Indrawati Barasa yang kemudian melaporkannya pada kapten pilot Marzaini Anwar. Mendapat laporan itu, pilot kemudian langsung menghubungi Security Garuda Indonesia.


"Harusnya pesawat itu berangkat pukul 06.20 WITA, tapi tertunda karena harus dilakukan pemeriksaan penumpang dan barang sesuai prosedur keamanan. Tadi pukul 12.20 Wita baru pesawat berangkat," ujar Communication And Legal Section PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, I Turah Aji Ari dilansir Viva.

Keterlambatan itu tak pelak membuat sejumlah penumpang kesal. "Akibat perkataan pelaku itu, ada 19 penumpang yang memutuskan pindah pesawat, sehingga total yang berangkat 184 penumpang dengan rincian penumpang ekonomi 173 penumpang, bisnis 11 penumpang," imbuhnya.

Sementara itu, Hisyam dan lima orang rombongannya langsung diturunkan dan dibatalkan penerbangannya. Pasalnya ia dinilai telah mengganggu keamanan dan kenyamanan penumpang lainnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait