Ini jumlah yang seharusnya dibayarkan atas kerusakan terumbu karang di Raja Ampat.
- Tim WowKeren
- Senin, 13 Maret 2017 - 11:18 WIB
WowKeren - Raja Ampat di Papua merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia yang terkenal dengan keindahan terumbu karangnya. Oleh karenanya sudah sepatutnya jika keberadaannya dijaga dan dilestarikan dengan baik.
Namun, baru-baru ini muncul berita yang menyebutkan jika kapal pesiar Inggris, Caledonian Sky merusak terumbu karang yang ada. Tidak tanggung-tanggung luas lokasi yang mengalami kerusakan mencapai 1600 meter persegi.
Kejadian itu sendiri kabarnya terjadi pada 4 Maret lalu saat Caledonian Ski itu berlayar dan terjebak di perairan surut Raja Ampat. Kapal pesiar berbobot 4290 ton itu diketahui baru saja selesai mengantar 102 penumpang melakukan pengamatan burung di Waigeo.
Dari hasil evaluasi, Kepala Pusat Penelitian Sumber Daya Laut Universitas Papua, Ricardo Tapilatu mengatakan jika kapal tersebut memiliki sistem GPS dan radar. Meski begitu tidak diketahui bagaimana bisa terjebak. Diketahui setidaknya ada delapan genus terumbu karang termasuk acropora, porites, montipora, dan stylophora yang mengalami kerusakan.
"Boat dari Sorong dikerahkan untuk menarik kapal, sesuatu yang seharusnya terjadi karena bisa mengakibatkan kerusakan terumbu karang lebih besar. Harusnya mereka menunggu pasang naik," ujar Ricardo. "Ini yang kita temukan dalam investigasi di lapangan. Saat ini kami tengah menyelesaikan laporannya dan akan mengirim rekomendasi kami ke kantor pemerintahan setempat minggu depan."
Akibat kejadian itu, perusahaan kapal pesiar Noble Caledonia diharuskan membayar sekitar USD 1,28 - 1,92 juta. Jika tidak pemerintah setempat bisa mengajukan gugatan ke pengadilan. Perbaikan itu sendiri bisa menghabiskan waktu hingga satu dekade agar bisa kembali seperti semula.
(wk/)