Rekonstruksi Diksar Maut UII, Ada Adegan 'Smackdown' dan Pukulan di Jantung
Nasional

Ada sejumlah adegan kekerasan yang diperagakan petugas di rekonstruksi Diksar maut UII.

WowKeren - Penganiayaan Diksar Mapala Unisi Universitas Islam Indonesia (UII) sempat menjadi sorotan masyarakat. Apalagi dalam kasus itu diketahui ada tiga mahasiswa peserta kegiatan yang tewas diduga akibat kekerasan. Tidak hanya itu beberapa lainnya juga sempat dirawat di rumah sakit.

Senin (13/3), rekonstruksi kasus itu digelar di tempat kejadian perkara (TKP) Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar. Sekitar 50 orang hadir, terdiri dari dari peserta, kuasa hukum panitia, jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Karanganyar, dan kuasa hukum dua tersangka. Namun, kedua tersangka Wahyudi dan Angga Septiawan tidak dihadirkan.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar, Rohmat Ashari mengatakan jika mereka sengaja tidak menghadirkan tersangka agar peserta diksar lebih terbuka. "Kami tidak hadirkan tersangka dan panitia untuk kepentingan, agar peserta itu lebih terbuka, kalau ada seniornya ada ketakutan. Ini untuk mengetahui kejadian sebenarnya, dan meyakinkan jaksa," jelasnya.

Sebanyak 55 adegan diperagakan dalam rekonstruksi tersebut. Sebagian besar adalah kekerasan. Salah satunya "smackdown" dimana peserta dibanting dengan memegang kepala dan jatuh bersama-sama.


Tidak hanya itu tersangka Wahyudi juga menendang perut salah satu peserta dan juga satu korban meninggal, Syait Asyam. Ia bahkan memukul dada kiri Syait tepat di bagian jantung.

Sedangkan tersangka Angga juga melakukan kekerasan dengan menampar, memukul dada dan perut korban meninggal lainnya Muhammad Fadli. Ia juga menyabet punggung, dada dan kaki Fadli dengan dahan pohon.

Seperti kasus kekerasan ini menewaskan Muhammad Fadli, Sayit Asyam dan Ilham Nur Padmy Listiadin. Bahkan perkara tersebut juga membuat rektor UII mengundurkan diri lantaran merasa bertanggung-jawab.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!