Simak penjelasan BMKG terkait fenomena Equinox yang akan melanda Indonesia pada 21 Maret mendatang.
- Tim WowKeren
- Rabu, 15 Maret 2017 - 11:44 WIB
WowKeren - Fenomena Equinox dilaporkan akan melanda Indonesia pada 21 Maret mendatang. Kabar tersebut tentunya membuat publik penasaran apa sebenarnya Equinox tersebut.
Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sendiri menjelaskan jika Equinox merupakan fenomena astronomi saat Matahari melintas di garis khatulistiwa. Kepala Humas BMKG Hary Djatmiko mengatakan jika peristiwa ini terjadi setidaknya dua kali dalam setahun, yaitu pada 21 Maret dan 23 September.
"Saat fenomena ini berlangsung, di luar bagian bumi hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropis bagian utara maupun selatan," jelasnya.
Hary sendiri menegaskan jika Equinox berbeda dengan HeatWave yang terjadi di kawasan Afrika. Pasalnya, fenomena ini tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis.
"Equinox bukan merupakan fenomena seperti HeatWave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama," imbuh Hary.
Lebih lanjut, pihak BMKG sendiri mengimbau agar masyarakat tidak panik menanggapi fenomena ini. "Masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari Equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang," imbuhnya.
(wk/)