Benarkah Haji Lulung mendapat tawaran SBY untuk bergabung ke Partai Demokrat?
- Tim WowKeren
- Kamis, 16 Maret 2017 - 07:31 WIB
WowKeren - Nama Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Haji Lulung kini kembali menjadi sorotan publik. Mantan Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta ini dikabarkan dipecat dari partai yang selama ini telah menaunginya karena dukungannya di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Terkait pemecatannya, Lulung mengaku sudah mendapat pesan dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal itu ia terima saat menghadiri acara yang digelar oleh Agus Harimurti Yudhoyono dan SBY bersama relawannya, Rabu (15/3) malam.
Awalnya SBY sempat bertanya mengapa dia dipecat oleh Ketua Umum PPP, Djan Faridz. "Mereka banyak mempertanyakan, saya bilang ya itu lucu-lucuan saya bilang," kata Lulung dilansir dari Kompas, Rabu (15/3). SBY pun menyarankan agar Lulung segera mencari partai baru.
"Pak SBY bilang, kalau ditinggal kawan, cari teman baru," ungkap Lulung. Meski demikian, Lulung menilai pesan dari SBY itu tidak bermaksud mengajaknya bergabung dengan Partai Demokrat. Terutama karena pemecatannya masih belum secara resmi dan tidak sesuai dengan mekanisme dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PPP.
Saat ditanya soal kemungkinan ia akan bergabung dengan partai Demokrat, Lulung pun tak menampiknya. Ia membuka kemungkinan kerja sama yang dia lakukan bersama Agus di kemudian hari. "Insya Allah, bisa saja. Bisa saja itu," tambah Lulung.
(wk/)