Kembali menjadi bahasan, begini komentar netter soal ceramah tentang poligami yang pernah disampaikan Ustad Ahmad Al Habsyi berikut ini...
- Tim WowKeren
- Kamis, 16 Maret 2017 - 09:54 WIB
WowKeren - Kabar perceraian Ustad Ahmad Al Habsyi cukup mengejutkan publik belakangan ini. Bagaimana tidak, Ustad Al Habsyi digugat cerai oleh istrinya, Putri Aisyah Aminah setelah 11 tahun membina rumah tangga.
Adanya orang ketiga santer disebut-sebut sebagai penyebab rumah tangga Ustad Al Habsyi kandas. Belakangan beredar kabar bahwa sang dai sudah berpoligami selama 7 tahun tanpa sepengetahuan Putri Aisyah.
Hal ini tentu mengejutkan publik, mengingat Ustad Al Habsyi pernah menyampaikan ceramah soal kehidupan rumah tangga termasuk poligami. Ceramah itu disampaikan Ustad Al Habsyi pada sebuah acara tahun 2011 lalu.
Ceramah tersebut dibagikan oleh akun YouTube abdulhafis16 pada 11 Oktober 2011. Saat itu ada seorang ibu yang bertanya tentang kecurigaannya terhadap sang suami. "Pak Ustad, suami saya sekarang sering pulang telat, ngasih jatah uangnya juga macet, saya curiga Pak Ustad. Bolehkan saya jadi detektif untuk suami saya?" tanya ibu itu.
Mendengar pertanyaan ini, Ustad Al Habsyi pun memberikan jawaban menenangkan. "Mungkin bisa cari lawan bicara. Ceritakan hal itu (kecurigaan) kepada orangtua mungkin. Biar orangtua yang menasihati dirinya (sang suami). Jangan mengorbankan keselamatan hanya karena kecurigaan. Berdoa kepada Allah SWT," jawab sang ustad.
Tak cukup sampai di situ, Ustad Al Habsyi seolah menyarankan kepada istri untuk mengajak diskusi jika sang suami sudah "bau-bau" akan berpoligami. "Panggil suami cerita baik-baik. Pak mohon maaf, anak kita sudah gede, kalo memang sudah mengarah kesana (poligami) diomongin baik-baik. Kan jangan sampai akhirnya diam-diam. Kalau memang butuh nanti saya carikan (istri baru)," jelas sang ustad.
Ceramah ini pun menuai beberapa komentar dari netter di YouTube. "Tapii kecurigaaannya benerr punya istri kedua hahaaaaaa dakwahnyaaa ustad," celetuk netter berakun RirxxInxxx. "Kayak dejavu, mantab," kata yang lain.
(wk/)