Salah satu kios di pasar wisata di Tiongkok mencuri perhatian wisatawan karena menjual gantungan kunci dengan isi hewan hidup.
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Maret 2017 - 18:39 WIB
WowKeren - Ide menjadikan binatang sebagai suvenir dalam bentuk gantungan kunci memang tak biasa tapi tindakan ini menuai protes dari pecinta hewan. Penjualan hewan-hewan dalam bentuk gantungan kunci ini ditemukan di sepanjang pasar wisata Zeng Cuo'an, Tiongkok.
Salah satu kios di tempat tersebut mencuri perhatian wisatawan karena menjual gantungan kunci. Berbeda dengan gantungan kunci biasa, toko ini menjual hewan-hewan hidup. Misalnya ikan, salamander, bayi kura-kura dan hewan air lainnya. Hewan-hewan itu dimasukkan ke dalam kantong plastik kecil dengan air yang terbatas. Dalam kantong plastik itu juga disertakan pelet, makanan untuk memperpanjang hidup mereka.
Hewan-hewan malang itu hanya mempunyai ruang gerak yang sangat sempit. Menurut penjualnya, hewan-hewan itu bisa bertahan hidup dalam waktu tiga bulan. Gantungan kunci yang berisi hewan hidup itu dijual seharga sekitar Rp 300 ribu per buah.
Aksi penjualan hewan dalam bentuk gantungan kunci ini memperoleh respons yang sengit dari para pencinta binatang. Mereka membuat petisi untuk menghentikan aksi yang dinilai sebagai bentuk kekejaman terhadap hewan.
Kehebohan ini mengundang seorang profesor ekohidrologi, Sam Walton, mantan dosen penelitian di Universitas Malaysia. Menurutnya, tindakan itu akan mengakibatkan hewan-hewan itu kekurangan oksigen hingga mati. "Mungkin ada cukup oksigen dan makanan tapi kotoran hewan dari pencernaan adalah racun yang akan membunuh mereka," ucap dia.
Walton menjelaskan, "Hewan akuatik sangat sensitif terhadap fluktuasi suhu sehingga berada di tas seperti berada di rumah kaca. Mereka akan syok dan stres dengan suhu yang terlalu panas dan akhirnya mati."
Ia menambahkan, aksesori binatang hidup adalah hal yang menjijikkan dan hanya menyebabkan hewan-hewan itu mati sia-sia. Menurut media setempat, Tiongkok telah membuat rancangan hukum perlindungan hewan, meski tampaknya tak berjalan mulus. Di sisi lain, banyak pencinta hewan yang lebih fokus pada kucing dan anjing saja.
(wk/)