Hanung Bramantyo menjelaskan alasannya mendaur ulang film 'Jomblo' dan bedanya dengan versi baru nanti.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 18 Maret 2017 - 20:28 WIB
WowKeren - Kesibukan Hanung Bramantyo sebagai sutradara tampaknya demikian padat tahun ini. "Kartini" baru akan tayang, ia sudah disibukkan kembali syuting "Jomblo" yang merupakan remake dari film Christian Sugiono tahun 2006 silam berjudul sama.
Daur ulang film populer, ternyata Hanung memiliki misi tersendiri. Belum lama ini ia menjelaskan, penggarapan "Jomblo" karena relasi antara laki-laki dan perempuan yang menurutnya selalu menarik dibahas. Masih seperti sebelumnya, ia mengajak untuk memahami makna jomblo atau tanpa kekasih tidak selalu menjadi hal buruk.
"Jomblo selalu dikonotasikan jelek, nista, hina, gitu-gitulah. Dan selalu kalau ada tayangan jomblo, mukanya selalu apes. Saya nggak mau di 'Jomblo' yang sekarang, orang melihat jomblo itu nista," tuturnya. "Orang yang takut jomblo malah jadi gegabah buat cari pacar. Itu malah yang buat relasi jadi nggak sehat. Di sini saya coba ngasih ke penonton bahwa jomblo tetap happy."
Lebih lanjut, suami Zaskia Adya Mecca tersebut menjelaskan perbedaan paling mencolok antara "Jomblo" yang dulu dengan sekarang. Kali ini, tentu saja Hanung mengemasnya dalam format lebih kekinian mengingat proses PDKT yang kini sudah berbeda antara laki-laki dan perempuan yakni lewat dunia maya.
"Sebelum kenalan, sekarang searching dulu, like IG dulu. Jadi orang kalau mau kenalan, sekarang sudah siap gitu," terang Hanung. "Dulu belum ada hoax, sekarang ada hoax. Itu kita mau menampilkan itu, mau garis bawahi soal kejujuran, karena isinya topeng semua, manis semua."
Sementara itu, Hanung tak hanya mengubah sejumlah hal terkait cerita tetapi juga para pemainnya meskipun karakternya sama. Kini, ia menggandeng aktor-aktor muda seperti, Deva Mahenra, Richard Kyle, Ge Pamungkas, Arie Kriting, Natasha Rizki dan lain-lain.
(wk/)