Serangan di Ruang Publik, Tak Ada Korban WNI dalam Teror di London
Nasional

Berikut penjelasan dari pemerintah berkaitan dengan keadaan WNI di London setelah teror.

WowKeren - Teror penembakan dan penikaman telah terjadi di depan Gedung Parlemen London pada Rabu (22/3). Lima orang dikabarkan meninggal dan 20 orang terluka dalam insiden itu. Sebuah mobil terlihat menyeruduk para pejalan kaki dan seorang penyerang menikam polisi.

Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal menyatakan tak ada korban Warga Negara Indonesia dalam insiden serangan teror di depan kompleks parlemen pada Rabu (22/3) yang menewaskan empat orang dan melukai puluhan orang lainnya.

"Info yang kami peroleh dari Diplomatic Protection Group Kemenlu Inggris, sejauh ini tidak ada korban WNI. Perwakilan Indonesia melalui kedutaan besar di London akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan aparat keamanan di sana," ungkap Iqbal saat dikonfirmasi Kamis (23/3).


Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar RI di London mengimbau warga Indonesia yang tengah berada di Inggris untuk menghindari sejumlah tempat seperti kompleks parlemen, Jembatan Westminster dan Lambeth, Jalan Victoria, hingga perempatan Broadway dan Victoria Embankment untuk sementara waktu dengan alasan keamanan.

KBRI juga menghimbau antar sesama WNI di London untuk tetap menjaga komunikasi dan keamanan. Menurut Kemlu, sekitar 14 ribu WNI berada di Inggris dan 3 ribu diantaranya merupakan pelajar. Pemerintah Indonesia turut mengutuk tindakan teror yang terjadi ini dan menyampaikan simpati serta duka cita kepada pemerintah Inggris dan juga para korban.

Identitas penyerang dalam aksi teror sejauh ini belum diketahui oleh pihak keamanan. "Saya belum dapat berkomentar pada saat ini terkait dengan identitas penyerang," kata Mark Rowley, wakil deputi komisi aksi dan ketua penanggulangan terorisme Kepolisian Metropolitan London, seperti yang dirilis dari akun twitter resmi lembaga tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait