Kapolri menilai jika hoax tersebut sengaja disebar sebagai upaya merendahkan wibawa pemerintah, benarkah?
- Tim WowKeren
- Kamis, 23 Maret 2017 - 11:28 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu warga sempat digegerkan dengan informasi mengenai penculikan anak dan daftar harga penjualan organ tubuh manusia. Informasi tersebut beredar viral di media sosial dan banyak membuat orangtua khawatir.
Menanggapi isu tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menilainya sebagai hoax. Menurutnya, pihak-pihak tertentu yang sengaja menyebarkan isu hoax itu untuk menimbulkan keresahan masyarakat dan merendahkan wibawa pemerintah.
"Jadi mungkin ada pihak ketiga yang sengaja untuk menaikkan isu-isu memprovokasi, isu-isu negatif ini untuk menimbulkan keresahan," kata Tito, Kamis (23/3). Ia menilai isu ini juga terkait dengan momen Pilkada yang masih berlangsung.
"Apalagi ada masa Pilkada dan lain-lain," tambah Tito. Ia pun meminta agar para tetap melakukan aktivitas seperti biasa namun tetap waspada. Tito berharap orangtua bisa bijak dalam menerima informasi terutama banyaknya informasi menyesatkan alias hoax.
"Penting meningkatkan pengamanan keluarga, anak, tapi jangan over reaktif panik, klarifikasi dengan kepolisian," jelas Tito. Pihak Polri bahkan sudah mengecek sejumlah daerah termasuk Manado dan Jakarta yang diduga menjadi awal penyebaran berita hoax ini.
(wk/)