PBB Bahas Larangan Senjata Nuklir, AS dan Sekutu Serukan Boikot
Dunia

Begini sikap sejumlah negara atas usulan larangan senjata nuklir yang tengah dibahas PBB.

WowKeren - PBB memulai pertemuan untuk membahas larangan senjata nuklir secara hukum. Gagasan itu kabarnya didukung oleh lebih dari 100 negara di dunia termasuk Indonesia.

Namun, Amerika Serikat dan negara sekutu lainnya justru menolak dan memboikot pertemuan itu. Mereka menilai jika hal tersebut dianggap tidak realistis.

Sebelumnya, Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley sudah sempat menyampaikan penolakan atas usulan tersebut. Meski mengaku ingin dunia tanpa senjata nuklir, Haley mengatakan jika larangan itu tidak realistis.

"Sebagai ibu dan anak, tidak ada yang lebih saya inginkan selain dunia tanpa senjata nuklir," ujar Haley. "Tapi kita harus realistis. Siapa yang akan percaya Korea Utara akan setuju pada larangan tersebut."


Sejumlah negara yang menolak larangan itu sempat menggelar pertemuan. Diantaranya ada Inggris, Prancis, Korea Selatan, Turki dan beberapa negara Eropa Timur.

Sementara itu pihak PBB sendiri mengumumkan gagasan larangan senjata nuklir tersebut sejak Oktober 2016 lalu. Mereka menilai program senjata nuklir terutama yang dikembangkan Korea Utara dapat memicu ketegangan. Gagasan itu digerakkan oleh berapa negara seperti Austria, Irlandia, Meksiko, Brasil, Swedia, Afrika Selatan, yang didukung oleh ratusan organisasi nirlaba.

Namun, Inggris, Prancis, Israel, Rusia dan AS menolak usulan itu. Sedangkan Tiongkok, India dan Pakistan memilih abstain. Jepang juga menolak gagasan larangan tersebut dengan alasan kurangnya konsensus dan negoisasi justru akan membuat pelucutan senjata nuklir tidak efektif.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!