Ingin seperti kejadian 98, begini strategi tersangka makar untuk masuk dan duduki gedung DPR RI.
- Tim WowKeren
- Senin, 03 April 2017 - 15:51 WIB
WowKeren - Rupanya ada suatu hal yang sudah direncanakan para tersangka makar sebagai salah satu bentuk upaya menggulingkan pemerintahan yang sekarang. Para peserta makar berencana menabrakkan truk ke pagar gedung Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat. Dalam rencana yang sudah dibahas sangat terperinci itu, para tersangka sudah menentukan jalur yang akan dilalui untuk masuk ke gedung hijau tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo mengungkap strategi yang telah disusun oleh para tersangka makar. "Ada juga caranya untuk menabrakkan kendaraan truk di pagar belakang DPR. Ada juga tujuh pintu dari hasil rapat itu, gorong-gorong, jalan setapak," ujar Argo. Diyakini para tersangka makar, bahwa dengan masuk ke dalam gedung DPR, massa akan sulit untuk didorong keluar sehingga mirip kejadian di tahun 1998, yakni gedung DPR diduduki mahasiswa selama berhari-hari untuk menggulingkan pemerintah.
Ada lima tersangka yang sudah ditetapkan oleh polisi atas dugaan makar. Mereka adalah Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Muhammad al Khaththath 9Sekjen FUI), Zainudin Arsyad (anggota Gerakan Mahasisa Pelajar Bela Bangsa dan Rakyat), Irwansyah (Wakil Koordinator Lapangan Aksi 313), Dikho Nugraha dan Andre (Anggota Forum Syuhada Indonesia). Kelimanya ditahan di Mako Brimob Dua, Depok, Jawa Barat.
Argo menambahkan, ada pemberian dana saat rapat pemufakatan makar yang diadakan di Kalibata dan Menteng sebelumnya. "Selain menggulingkan pemerintah yang sah, juga ada pemberian dana di situ," ujar Argo di Markas Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (3/4). Dana digunakan untuk keperluan seperti menyewa bus dan logistik para pengunjuk rasa.
(wk/)