Begini kericuhan yang terjadi dalam rapat paripurna DPD RI yang berakhir saling lapor.
- Tim WowKeren
- Selasa, 04 April 2017 - 07:57 WIB
WowKeren - Oesman Sapta Odang baru saja terpilih menjadi Ketua DPD menggantikan Mohammad Saleh. Anggota DPD dari Kalimantan Barat itu terpilih secara aklamasi atau tanpa voting dalam sidang paripurna yang berlangsung hingga dini hari tadi.
Namun rapat yang diikuti oleh perwakilan daerah itu sempat diwarnai dengan kericuhan, bahkan sebelum rapat dibuka pada Senin (3/4) sore. Kisruh berawal dari keberatan yang diajukan sejumlah anggota terhadap pimpinan sidang Hemas dan Farouk hingga terjadi aksi saling dorong untuk naik podium.
Seorang anggota DPD, Muhammad Afnan pun melaporkan dua anggota DPD RI lainnya ke pihak kepolisian setelah terjatuh dari podium. Dilansir dari Kompas, dalam laporan Reskrimum Polda Metro Jaya tertulis pelapor Afnan dikeroyok oleh terlapor yaitu Benny Ramdhani dan Delis Julkarson Hehi.
Afnan sendiri mengaku mengalami luka dan sakit di bagian kepala saat kericuhan dalam rapat paripurna terjadi. Namun terlapor Delis merasa tak terima dengan laporan tersebut. "Itu hanya lucu-lucuan, dia berhak melapor tapi tugas dia melapor juga membuktikan. Silakan membuktikan," kata Delis dilansir dari Liputan 6.
Delis menjelaskan bahwa dirinya tak mengeroyok Afnan seperti yang dituduhkan. "Saya tidak sentuh dia saat dia mau jatuh. Memang di atas podium saya rangkul dia untuk menjauh dia dari podium, ketika dia jatuh posisi saya tidak dekat dia," jelasnya.
Merasa tak terima, Delis mengancam melaporkan balik jika Afnan tidak mencabut laporan tersebut. "Bisa jadi (laporkan balik), saya masih pertimbangkan itu, bagaimanapun juga dia sahabat kita juga. Tapi kalau dia tidak mencabut laporannya dan terus memproses dan dia tidak bisa membuktikan saya akan laporkan balik," tutup Delis.
(wk/)