Begini tanggapan Gubernur Ganjar terkait fotonya saat menunggui di RS yang viral di media sosial.
- Tim WowKeren
- Selasa, 04 April 2017 - 12:19 WIB
WowKeren - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tengah dirundung duka. Senin (3/4), ayahandanya S Parmudji meninggal dunia pada pukul 09:15 di Rumah Sakit Sardjito, Sleman, Yogyakarta di usia 88 tahun.
Sebelum meninggal dunia, sang ayah diketahui telah dirawat cukup lama lantaran menderita komplikasi. Bahkan Gubernur Ganjar juga sempat menunggui hingga fotonya menjadi viral di media sosial.
Ganjar mengatakan jika ia memang beberapa kali bolak-balik ke RS untuk menunggui sang ayah. Ia mengatakan jika seluruh keluarga, tujuh anak Parmudji memiliki giliran untuk berjaga baik yang di Jakarta, Bandung dan Purworejo.
"Saya beberapa hari ini memang tidur di sana, ya memang panggilan dalam konteks relasi keluarga. Kami bergiliran," ujar Ganjar.
Ganjar sendiri diketahui tengah menemui rombongan Badan Anggaran DPR RI yang sedang berkunjung di Kompleks Gubernuran saat mendapat kabar duka. "Maka semalem tidur disana, lalu pagi di semarang. Saat itu sudah terasa saja kayaknya pingin mbalik lagi, dan ternyata bener," jelasnya.
Sementara itu, pihak keluarga sendiri sudah bisa menerima kematian S Parmudji. Apalagi mantan anggota Brimob Polda Jateng itu kondisinya sudah menurun. Empat hari sebelumnya, ginjalnya sudah tak berfungsi dan saluran pernafasan menipis.
"Sejak itu sebenarnya keluarga sudah pasrah, apakah itu akan merembet ke jantung atau tidak. Ilmiah saja, medisnya bicara kondisinya menurun, ketika sudah menurun itu keluarga sudah prediksi bahwa itu tidak lama," imbuh Ganjar.
Kabar kematian ayah Gubernur Ganjar ini langsung tersebar dan menjadi perhatian banyak pihak. Ucapan bela sungkawa datang dari sejumlah tokoh hingga kelompok yang bertentangan dengan Ganjar seperti perwakilan petani Kendeng yang menolak Pabrik Semen.
(wk/)