Begini komentar Oesman Sapta saat dirinya dituduh melakukan lobi-lobi agar terpilih menjadi ketua DPD.
- Tim WowKeren
- Rabu, 05 April 2017 - 09:05 WIB
WowKeren - Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa Oso telah dilantik menjadi Ketua DPD RI yang baru. Namun terpilihnya Oesman ini menuai kontroversi baik di kalangan DPD sendiri maupun netizen sosial media yang menilai jika jabatan itu ia peroleh karena hasil melobi.
Netizen menyoroti mengapa seorang Ketua Umum Partai Hanura itu dapat terpilih menjadi pemimpin lembaga perwakilan daerah. Padahal, seharusnya yang terpilih adalah yang bebas dari kepentingan parpol. Tak heran jika banyak yang menduga jika Oesman melobi agar dapat duduk sebagai Ketua DPD.
Djasarmen Purba juga mengatakan jika Oesman telah melakukan lobi-lobi kepada anggota DPD untuk memuluskan niatnya. Lobi itu dilakukan melalui grup WhatsApp. "Itu sudah muncul di WA. Kan banyak grup, saya enggak kaget," ujar Djasarmen dilansir dari Liputan 6.
Hal itu pun dibantah tegas oleh Oesman. "Itu saya enggak melobi. Saya enggak mengerti lobi. Tapi yang jelas semua anggota mempunyai hati nurani yang tulus dan ikhlas, yang mempunyai semangat daerah, terutama daerah yang diwakili," kata Oesman, usai dilantik pada Selasa (4/4).
Pemilihan pimpinan DPD kali ini dinilai sudah melewati mekanisme demokrasi yang sesuai dengan tata tertib (Tatib). Meski sempat terjadi kericuhan, namun Oesman mengklaim bahwa dirinya memang terpilih secara aklamasi atau tanpa voting dalam sidang paripurna tersebut.
Oesman pun menilai jika kericuhan yang terjadi sebelum pemilihan itu merupakan hal wajar. "Itulah demokrasi ini terjadi dengan baik dan Anda melihat sendiri hasilnya. Kesadaran akhirnya tumbuh, kesadaran tumbuh. Kericuhan kemarin itu hanya romantika, sudah clear," tutupnya.
(wk/)