Bocah ini telah menjalani hidup yang tidak normal semenjak penyakit langka menggerogoti tubuh di usia 4 tahun.
- Tim WowKeren
- Kamis, 06 April 2017 - 20:48 WIB
WowKeren - Seorang bocah berusia 11 tahun tengah mengalami penyakit langka di Bandung. Dia bernama Muhammad Fahri Asidiq. "Kalau begini terus, aku ingin mati saja, Bu," ucap dia kepada sang ibu, Sri Astati Nursani.
Kalimat pesimis itu terlontar karena dia sudah merasa tak tahan dengan rasa sakitnya di tulang. "Kalau Fahri batuk, tulangnya pasti ada patah atau geser," tutur wanita berusia 32 tahun itu.
Sejak usia 4 tahun, tulang Fahri mendadak menjadi rapuh akibat mengidap penyakit osteogenesis imperfecta hingga tidak kuat lagi menopang berat tubuhnya sendiri. Penyakit ini yang membuat Fahri tidak mampu berjalan seperti anak normal pada umumnya.
Selain itu tulang-tulangnya juga mudah patah. Sudah tidak terhitung jumlah tulang Fahri yang patah baik disengaja atau tidak. Yang masih diingat oleh Sri di antaranya adalah 6 patahan di tulang rusuk depan, empat patahan di tulang kering dan sejumlah patahan di bahu kiri dan kanan, rusuk belakang, tangan kiri dan kanan, siku kiri dan kanan serta bagian paha.
"Kalau tulangnya ada yang patah Fahri pasti nangis karena tulangnya kan saling tumpang. Suaranya (tulang patah) pasti terdengar cukup keras. Waktu itu cuma kena mainan, patah," kata Sri.
Sri hanya bisa pasrah dan terus berupaya merawat anaknya. "Dengan kondisi seperti ini, saya cuma berharap anak saya bisa diterima masyarakat dan disamakan dengan anak-anak lainnya," harap Sri.
(wk/)