Mengaku kagum terhadap kehidupan bermasyarakat di Indonesia, seperti ini ungkapan Presiden Ashraf Ghani.
- Tim WowKeren
- Jumat, 07 April 2017 - 11:42 WIB
WowKeren - Dalam rangkaian kunjungannya ke Indonesia, Presiden Afghanistan, Mohammad Ashraf Ghani, menyempatkan datang ke Masjid Istiqlal untuk beribadah Salat maghrib, Kamis, 6 April 2017. Di masjid terbesar se-Asia Tenggara itu Ashraf Ghani terlihat ditemani Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dan Ketua Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI), Muhammad Muzammil Basyuni. Ashraf Ghani yang dipandu BPPMI sempat mengamati arsitektur khas Masjid Istiqlal.
Orang nomor satu Afghanistan itu juga ditunjukkan hal yang menjadi budaya bernapaskan Islam di Indonesia, yakni cara kerja penggunaan bedug dan kentongan yang biasa dipakai orang Islam di Indonesia untuk memanggil orang shalat. Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar menuturkan, selain memiliki kesamaan dalam hal penduduk yang mayoritas Islam, Indonesia dan Afghanistan juga memiliki kesamaan lain, yakni kerjasama dalam bidang demokrasi, hak asasi manusia, kesetaraan gender, Islam moderat dan sektor penting lainnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Protokol dan Humas Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, mengatakan bahwa dalam kunjungannya, Presiden Ashraf membicarakan mengenai keberagaman bermasyarakat di Indonesia. "Presiden memuji kehidupan yang sangat harmonis di Indonesia," ungkapnya. Mengunjungi Masjid Istiqlal tampaknya membuat Ashraf Ghani membuka kenangan lama, yakni pada kenangan kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, Afghanistan merupakan salah satu negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia di awal Republik Indonesia berdiri. Persaudaraan dua negara pun sudah terjalin sejak lama.
Ashraf Ghani juga memberikan penghargaan kepada Indonesia yang kaya dengan cendekiawan Muslim. Indonesia di mata Ashraf Ghani, mampu mengembangkan kehidupan bermasyarakat yang penuh dengan toleransi dan demokrasi. Dalam kunjungannya, Ashraf Ghani dikabarkan juga melakukan pertemuan dengan sejumlah ulama Indonesia dari NU dan Muhammadiyah untuk membahas mengenai moderasi Islam.
(wk/)