Pembunuhan tragis terjadi di Medan dan pelaku hanya membawa sepeda motor dan ponsel korban.
- Tim WowKeren
- Senin, 10 April 2017 - 08:41 WIB
WowKeren - Peristiwa tragis terjadi Kecamatan Medan Deli, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Satu keluarga yang ada di dalam rumah ditemukan tewas.
Kasi Intel Brimob Polda Sumut Kompol Kristian Sianturi mengatakan, peristiwa tersebut diketahui pada Minggu (9/4) pagi. "Lima orang tewas yakni suami, istri, mertua perempuan, dua anak. Sementara, satu anak selamat dan masih dirawat di rumah sakit," kata Kristian.
Polisi yang mendapatkan informasi dari warga kemudian langsung menuju ke lokasi. Saat ini, petugas masih melakukan olah TKP. "Ada barang yang hilang (di lokasi) yaitu sepeda motor," tutup Kristian.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan penyidik masih menyelidiki kasus pembunuhan tersebut. Meskipun ada barang korban yang disebutkan hilang, Kapolda menduga pembunuhan itu sudah direncanakan.
Namun begitu, pihaknya terlebih dahulu masih melihat secara mendalam kasus tersebut. "Dugaan sementara, ini pembunuhan berencana kemudian pelaku melarikan diri," kata Rycko.
Menurut Kapolda, ada sejumlah barang berharga di rumah korban yang tidak diambil pelaku. Namun, menurut keterangan warga, beberapa benda hilang dari rumah korban seperti sepeda motor dan ponsel korban. "Saat ini penyidik masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Kita harap kasus ini segera terungkap, mohon doanya," kata Rycko.
Seorang warga sekitar, Suharman mengatakan satu keluarga yang ditemukan tewas tersebut pasangan suami istri Rianto (40) dan Yani (35), kedua anak mereka, Naya (14) dan Gilang Laksono (10) serta mertua Rianto, Marni (50). Sementara putri bungsu pasangan Rianto dan Yani yang berusia empat tahun bernama Kirana kritis.
Menurut dia, dugaan pembunuhan itu terungkap berdasarkan kecurigaan dirinya dan warga sebab tak satu orang pun dari anggota keluarga itu keluar rumah sekitar pukul 09.00 WIB. Rasa curiga semakin muncul saat lampu di dalam rumah masih hidup meski hari sudah terang.
"Saat kami periksa, ternyata anggota keluarga itu terkapar bersimbah darah di dalam rumah. Kemudian kami laporkan ke pihak kepolisian," kata Suharman.
(wk/)