Ini upaya yang dilakukan Khofifah Indar Parawansa selaku Menteri Sosial, untuk melindungi Suku Mante.
- Tim WowKeren
- Selasa, 11 April 2017 - 11:18 WIB
WowKeren - Kemunculan sosok misterius tertangkap kamera di hutan Aceh yang disebut-sebut sebagai suku Mante beberapa waktu lalu, masih meninggalkan segurat tanya. Untuk menjawab rasa penasaran masyarakat, Kementrian Sosial (Kemensos) berupaya menelusuri keberadaan warga suku Mante.
Tim dari Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Kemensos pekan ini berangkat ke Aceh untuk memastikan keberadaan suku asli Aceh tersebut dan memperkuat ekosistem mereka. "Tim kami juga tengah mengumpulkan hasil-hasil studi, kajian, dan literatur tentang kondisi sosial budaya suku Mante untuk menentukan tindak lanjut yang akan dilakukan," kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, dalam Pertemuan Forum Koordinasi Pemberdayaan (FKP) KAT 2017 dengan tema bahasan suku Mante di Jakarta, Jumat, 7 April lalu.
Hadir sebagai pembicara dalam diskusi tersebut antropolog Universitas Indonesia Prof Budhisantoso, antropolog Universitas Gadjah Mada Prof Dr Sjafri Sairin, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Hartono Laras, Direktur Pemberdayaan KAT Hasbullah, dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh Al Hudri. Ada pula Fauzan Adhim dan Khalisuddin, warga Aceh yang pernah berinteraksi dengan Suku Mante.
Mensos berpendapat, viralnya video yang diduga Suku Mante membuat banyak orang ingin memburu dan mencari tahu hingga ke hutan-hutan di Aceh. Hal ini dikhawatirkan dapat mengganggu kehidupan suku Mante. "Kami telah meminta Dinas Sosial Provinsi Aceh untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa keberadaan suku itu harus dilindungi bersama-sama. Andaikan menemukan, jangan diburu atau ditakut-takuti. Mereka manusia, seperti kita," pesan Khofifah.
Menanggapi hal ini, pemerintah berkomitmen akan melindungi warga suku Mante yang tinggal di pedalaman hutan dan gua di Aceh. Perlindungan itu mencakup habitat, ekosistem, dan kearifan lokal mereka sehingga akar budaya suku tersebut tidak hilang.
(wk/)