Begini penjelasan pihak Tiara Dewi soal surat kontrak dengan Lucky Hakim senilai USD 7600.
- Tim WowKeren
- Selasa, 11 April 2017 - 14:23 WIB
WowKeren - Bahtera rumah tangga Tiara Dewi dan Lucky Hakim kembali menjadi sorotan. Kini netter di media sosial kembali membahas soal surat kontrak atas nama Lucky dan Tiara. Hal itu berawal dari postingan akun gosip lambe_turah pada Senin (10/4).
Dalam postingan tersebut nampak surat kontrak dan juga kwitansi senilai USD 7600 atau setara lebih dari Rp 100 juta. Tiara tertera sebagai pihak yang memberikan uang tersebut kepada Lucky Hakim. Disebutkan bahwa uang itu dibayarkan sebagai biaya syuting video klip dan juga upah promosi hingga Desember 2016.
Kwitansi tersebut dibuat pada 15 Agustus 2016 lalu. Berbagai reaksi diberikan netter di media sosial. Mereka kembali menuding pernikahan Lucky dan aktris yang dikenal sebagai Syahrini KW itu hanya settingan. Bahkan ada yang menuding keduanya hanya melakukan kawin kontrak.
"Nikah? Pake perjanjian??????? Settingan? Kok artis demen kaya gini ya? Ya allah... Jahatnya sm "pernikahan" dipermainkan," celetuk netter. "Ceuuu,, trs kewongnya tu kewong kontrak settingan ape kewong settingan yg jd beneran? Ah ijk mah nyimak aje," kata yang lain. "Jgn2 kawin kontrak lg ampunn deh," seru netter.
Menanggapi kabar ini, Dini selaku asisten Tiara Dewi akhirnya angkat bicara. Dini menjelaskan maksud surat kontrak tersebut. Menurut Dini, surat tersebut dibuat saat Lucky bekerjasama dengan Tiara pada Desember 2016 lalu. Lucky ditunjuk sebagai bintang video klip Tiara saat itu.
"Itu kontrak pembuatan video klip dengan beberapa media. Pembuatan video klip Tiara pada tahun 2016 yang sudah keluar pada bulan Desember," ujar Dini seperti dilansir Cumi Cumi, Selasa (11/4). "Yang model video klipnya Lucky Hakim yang dibayar sekian dolar."
Setelah kontrak itu berakhir, Tiara masih berhubungan baik dengan Lucky dan memutuskan menikah pada 19 Januari 2017. "Sekarang kalau kontraknya sudah berakhir 2016 dan mereka memiliki rasa suka dan kemudian menikah pada 2017 apa salah," pungkas Dini.
(wk/)