Begini usaha polisi untuk membawa Andi Lala yang sulit berjalan, agar bisa masuk ke ruang penyidik.
- Tim WowKeren
- Senin, 17 April 2017 - 10:09 WIB
WowKeren - Polisi melumpuhkan Andi Matalata alias Andi Lala dengan tembakan di kaki, sebab ia melawan ketika akan dibekuk di tempat persembunyiannya, Jalan Lintas Rengat, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempes, Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau. Otak pembunuhan sadis sekeluarga di Medan itu tiba di Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Minggu 16 April 2017, pukul 18.00 WIB.
Andi Lala yang diberangkatkan dari lokasi persembunyiannya, tiba dengan pengawalan ketat tim gabungan yang dipimpin Kasubdit III/ Jatanras Polda Sumut. Saat hendak dikeluarkan dari sebuah mobil, Andi Lala terlihat tak berdaya. Ia tak mampu melangkahkan kakinya untuk berjalan akibat kedua lututnya digips dan ditutupi perban, yang diduga menjadi sasaran tembak.
"Pelan bang, sakit bang," rintih Andi Lala yang meringis kesakitan. "Udah turun, kau nggak apa-apa jalan aja terus," tandas petugas yang memapahnya. Petugas terlihat terus memapah Andi Lala yang mengenakan kaos bewarna abu-abu, hingga memasuki gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut.
Ketika akan menaiki anak tangga, Andi Lala bahkan harus digendong agar bisa mencapai lantai dua menuju ruang penyidik. Penangkapan Andi Lala ini rencananya akan dipaparkan oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel hari ini, Senin 17 April 2017, di Mapolda Sumut pukul 11.00 WIB.
(wk/)