Akhirnya Terungkap, Asisten PD 'Drinking Solo' Bunuh Diri Gara-Gara Dibully
TV

Tim investigasi bersama keluarga menggelar jumpa pers. Begini kata mereka.

WowKeren - Asisten "Drinking Solo" ditemukan tewas di sebuah hotel di Gangnam pada 26 Oktober lalu. Setelah dilakukan investigasi, asisten PD bermarga Lee itu dinyatakan bunuh diri.

Enam bulan berlalu, tim investigasi kasus bunuh diri asisten PD "Drinking Solo" akhirnya mengungkap penyebab kematiaannya. Bersama keluarga, mereka menggelar jumpa pers pada Selasa (18/4) menuntut permintaan maaf dari CJ E&M sekalu rumah produksi drama Ha Suk Jin cs itu.

Dari hasil investigasi, diambil kesimpulan bahwa alasan PD Lee bunuh diri adalah karena stres berat lantaran sistem kerja bak buruh selama masa produksi "Drinking Solo". PD Lee hanya mendapat libur dua hari dari 55 hari masa kerja. Ia hanya tidur selama 4 jam 30 menit per hari selama 10 hari. Parahnya, ia juga sering dibentak oleh kru yang lain.

"Meski 'Drinking Solo' adalah drama yang seharusnya menghibur penonton, di balik layarnya seperti hutan yang kejam dengan sistem kerja yang keras serta tempanya orang-orang otoriter dan kekerasan," tutur perwakilan tim investigasi.


"PD Lee mengalami masa sulit beradaptasi dengan tempat sekejam itu. Itu sebabnya ini mati bunuh diri. Dia bekerja sangat keras, tapi dibully oleh orang-orang di sekitarnya. Ia juga mengalami kekerasan secara verbal dan terjebak di dalamnya."

"Namun, (CJ E&M) memfitnah PD Lee dengan mengatakan dia meninggal karena lemah. Mereka tidak meminta maaf atau berusaha agar kondisi seperti ini tak terjadi lagi di masa depan."

"Saat ini kami berencana untuk melakukan negosiasi dengan CJ E&M terkait permintaan maaf dan langkah-langkah pencegahan. Jika mereka tidak mengabulkan permintaan kami, tentu saja kami akan mengambil langkah hukum."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!