Seperti apa pandangan sejumlah media internasional terkait Pilkada DKI Jakarta putaran kedua?
- Tim WowKeren
- Rabu, 19 April 2017 - 10:08 WIB
WowKeren - Rabu (19/4), pemungutan suara putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta dilakukan di Ibukota. Gelaran pesta demokrasi itu tak pelak menuai sorotan dari rakyat Indonesia hingga media internasional. Lalu seperti apa pandangan media asing terkait persaingan Pilgub DKI 2017 ini?
Berdasarkan pemberitaan yang dimuat, Reuters menyebut jika Pilkada DKI Jakarta menciptakan ketegangan agama tersendiri. Masyarakat diharuskan memilih antara pemimpin muslim (Anies Baswedan) atau seorang Gubernur Petahana beragama Kristen (Basuki Tjahaja Purnama).
Menurut mereka ketegangan tersebut muncul lantaran adanya sejumlah pihak terutama ormas Islam yang menekankan pentingnya memilih pemimpin muslim. Reuters bahkan menulis jika Pilgub DKI Jakarta merupakan "ujian" demokrasi dan toleransi beragama serta pemanasan sebelum Pilpres pada 2019 mendatang.
Media lain seperti BBC mengatakan jika Pilgub DKI merupakan Pemilu paling menghebohkan dan paling menegangkan yang terjadi di Indonesia. Mereka juga menyoroti pengerahan massa dari ormas islam untuk mengawasi tiap TPS sebagai bentuk intimidasi dan harus ditindak tegas.
Sedangkan New York Times menyoroti kasus penistaan agama dan kutipan Al Maidah yang menjerat Ahok. Berdasakan pengamat politik, perkara tersebut adalah pelanggaran lantaran menggunakan etnis dan agama sebagai senjata politik.
Terlepas dari berbagai pemberitaan yang ada, Pilkada DKI Jakarta tetap dilansungkan. Sejak pagi hari masyarakat telah berbondong-bondong mendatangi sejumlah TPS untuk memberikan suaranya.
Kedua pasangan calon, Ahok-Djarot Saiful Hidayat dan Anies-Sandiaga Uno bersaing dengan ketat dan memiliki banyak pendukung loyal. Hal itu membuat hasil Pilkada sulit diprediksi dan masyarakat semakin penasaran.
(wk/)