Begini duka yang dirasakan keluarga korban dari aksi penembakan yang dilakukan aparat kepolisian.
- Tim WowKeren
- Rabu, 19 April 2017 - 20:17 WIB
WowKeren - Tragedi penembakan sebuah mobil Honda City oleh anggota polisi di Lubuklinggau tengah menjadi sorotan dari banyak pihak. Dalam kejadian itu seorang penumpang, Surini (55 tahun) tewas sementara yang lainnya mengalami luka-luka dan satu dalam kondisi kritis.
Pihak keluarga almarhumah Surini, yang menjadi korban penembakan pun meminta agar kasus ini diusut. Suami korban, Kaswan, meminta agar persoalan hukumnya harus ditegakkan. "Kami harapkan, dari kami keluarga jangan cederai hukum dengan kasus ini," ungkap Kaswan dilansir dari Tribunnews, Rabu (19/4)
"Harus diusut. Sedih pak, kami ini orang bodoh, kena tembak pak, la illaha illallah, astaghfirullah. Maaf pak saya ngomong ngawur pak," ungkap Kaswan. Pria 60 tahun itu mengaku tak dapat membendung kesedihan hatinya saat bercerita kepada Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga.
Pada hari kejadian, Kaswan mengaku tak ikut pergi bersama istri dan anak-anaknya karena memilih pergi ke kebun. Sementara Surini dan keluarga hendak menghadiri undangan hajatan kerabatnya di Kecamatan Muarabeliti Kabupaten Musirawas.
Sementara itu, polisi yang melakukan aksi penembakan tengah diperiksa oleh internal Polres Lubuklinggau dan bantuan dari Divisi Profesi dan Pengamanan Mabes Polri. Pihak kepolisian pun mengaku telah terjadi kesalahpahaman terhadap mobil tersebut.
(wk/)