Kapolri Tito mengungkap kisah dibalik pembuatan Gedung Bareskrim 17 lantai senilai Rp 646 miliar, seperti apa?
- Tim WowKeren
- Jumat, 21 April 2017 - 09:16 WIB
WowKeren - Kapolri Jenderal Tito Karnavian baru-baru ini mengungkap kisah dibalik gedung Bareskrim Polri yang baru. Ia mengatakan jika pembuatan bangunan 17 lantai senilai Rp 646 miliar itu tidak lepas dari peran Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) saat ini Budi Waseso.
Tito mengatakan, saat gedung itu diusulkan pada 2015 lalu, Buwas masih menjabat sebagai Kepala Bareskrim Polri. Saat itu Presiden Joko Widodo tengah melakukan moratorium pembangunan markas, kantor kepolisian demi mengefektifkan yang sudah ada.
Namun, Tito mengatakan dengan segala cara Buwas berusaha untuk tetap menembus kebijakan . Kapolri mengaku salut dengan kegigihan Buwas "Saya waktu itu sebagai Asrena (Asisten Perencanaan dan Anggaran) Kapolri, beliau ( Buwas) yang gigih memperjuangkan,"Tapi itu kecanggihan Buwas yang mampu menembus semuanya dengan alasan untuk pelayanan publik. Karena betul, Bareskrim beri layanan publik," jelas Tito.
Menurut Tito, alasan yang diberikan oleh Buwas itu bisa diterima oleh Presiden. "Idenya juga berasal dari Buwas karena kondisinya tidak layak lagi untuk sekelas Bareskrim yang merupakan FBI-nya Indonesia. Tapi gedungnya memprihatinkan," imbuhnya.
Sementara itu, Tito diketahui sengaja mengundang Buwas untuk melakukan seremonial ground breaking gedung Bareskrim. Pembangunan sendiri ditargetkan akan selesai pada Desember 2018.
(wk/)