Begini sikap Australia mendapat ancaman dari Korut lantaran mendukung AS.
- Tim WowKeren
- Senin, 24 April 2017 - 11:29 WIB
WowKeren - Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara (Korut) tengah bersitegang setelah AS mengancam akan menyerang jika pemerintahan Kim Jong Un tidak menghentikan program nuklir mereka. Namun tak gentar dengan penyataan itu, Pyongyang justru mengancam balik.
Tidak hanya itu, baru-baru ini Korut kabarnya juga mengancam Australia jika mereka terus-terusan mendukung AS. Pernyataan itu diungkap Kementerian Luar Negeri Korut setelah Menlu Julie Bishop mengatakan jika nuklir Korut juga menimbulkan ancam serius untuk Australia.
Pihak Korut memperingatkan Australia, jika mereka bisa saja menjadi target nuklir berikutnya jika terus "menyanjung" AS. Mereka bahkan menuduh Australia berbicara "omong kosong".
"Apa yang mereka katakan tak bisa diampuni," ujar pihak Korut. "Mereka secara sembarangan telah mengikuti semua kebijakan AS."
Sementara itu, Julie Bishop sendiri mengatakan jika ancaman itu semakin menguatkan alasan program senjata nuklir Korut agar dihentikan. Apalagi menurutnya, nuklir Korut juga telah menyengsarakan warganya sendiri.
"(Nuklir dan Rudal Balistik) telah menciptakan ancaman serius ke negara tetangga. Jika terus dibiarkan ancaman akan meluas hingga ke kawasan Australia," ujarnya. "Pemerintah Korut seharusnya mengurusi kesejahteraan rakyat yang lama menderita dan bukannya senjata pemusnah massal."
Berdasarkan kabar terbaru, Korut diduga memiliki rudal dengan kemampuan untuk menjangkau Jepang dan pangkalan militer AS di Guam. Bahkan rezim Kim Jong Un juga disebut-sebut tengah mengembangkan rudal balistik antar benua dengan target sejauh Australia.
(wk/)