Era SBY Disebut Zalim Oleh JK, Begini Pembelaan Demokrat
Nasional

Seperti apa pembelaan Mantan Menkop UKM, Syarief Hasan atas kritikan JK terkait bunga KUR di masa SBY.

WowKeren - Baru-baru ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengkritik era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono. Ia menyebut pemerintah era itu "zalim" lantaran bunga kredit usaha rakyat (KUR) untuk pengusaha kecil yang dinilai terlalu tinggi.

Menanggapi kritikan tersebut, pihak Demokrat akhirnya buka suara. Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan menjelaskan bunga KUR pada era SBY-Boediono adalah sistem bunga menurun. Jika dihitung flat, maka hanya 10-11 persen saja.

"Tergantung dari kacamata memandang, sama saja sebenarnya," ujar Syarief. "Pengusaha kecil itu juga meminjam 1 bulan ada 3 bulan. Jadi sangat keliru."


Mantan Menkop UKM itu beralasan jika prioritas pengusaha kecil bukan terletak pada bunga melainkan pada kemudahan mendapatkan kredit. Demi memudahkan masyarakat, pada masa SBY, pemerintah meluncurkan program 33 Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk menyalurkan KUR di seluruh Indonesia.

Syarif juga membandingkan KUR saat ini dengan masa pemerintahannya dulu. Menurutnya sekarang penyalurannya tidak merata dan hanya terpusat di kota-kota besar.

"Bukan mau menjelekkan tetapi bank yang menyalurkan kredit itu diperkecil sekarang tidak lebih 10, hanya BRI. Semuanya tidak menyeluruh ke seluruh Indonesia. Yang mereka butuhkan kemudahan, akses ya," imbuhnya. "Bagaimana kalau suku bunga rendah tapi susah aksesnya."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait