Mbah Gotho meninggalkan 4 istri, 5 anak, 25 cucu, 17 cicit dan 12 canggah.
- Tim WowKeren
- Selasa, 02 Mei 2017 - 09:52 WIB
WowKeren - Suparman Sodimejo atau akrab disapa Mbah Gotho yang disebut-sebut sebagai manusia tertua di dunia dari Sragen meninggal pada Minggu (30/4). Tak banyak yang mengira bahwa ulang tahun ke-146 yang digelar secara sederhana pada 31 Desember 2016 tinggal menjadi kenangan terakhir yang indah.
Lantunan doa secara Kristen terdengar dari dalam rumah duka Sodimejo alias Mbah Gotho. Ceramah dari pendeta mengiringi upacara pemakaman pria yang pernah menikah 8 kali tersebut. Dia dikebumikan di Pemakaman Tanggung kemarin (1/5).
Mengenakan jas hitam dengan kemeja putih, jenazah Mbah Gotho disemayamkan di dalam peti mati berwarna putih. Nisan kayu berbentuk salib disiapkan di samping peti.
Nisan tersebut ternyata telah disiapkan sendiri oleh Mbah Gotho sejak dulu. Menurut cucunya, Suryanto, nisan itu disiapkan sejak 1992. "Nisan memang sudah disiapkan sejak tahun 1992. Sesuai pesannya, nanti akan kami pasang di makam," kata Suryanto, Senin (1/5).
Selain nisan, Mbah Gotho telah menyiapkan peti mati dan jas untuk pemakamannya hari ini. "Jas disiapkan sejak 1994. Kalau peti mati dulu hanya disiapkan kayunya. Sampai sekarang masih belum dibikin peti. Akhirnya kita beli," ujarnya.
Bagi Mbah Gotho, kematian merupakan hal yang dia nanti-nanti sejak dulu. Ajal pun akhirnya menjemput dia kemarin, Minggu lalu.
Sebelum meninggal, Mbah Gotho sempat dirawat di RSUD Soehadi Prijonegoro sejak 12 April 2017 selama 6 hari. Setelah dibawa pulang, Mbah Gotho enggan makan dan minum hingga meninggal. Mbah Gotho meninggalkan 4 istri, 5 anak, 25 cucu, 17 cicit dan 12 canggah.
(wk/)