Selain untuk perencanaan teror, teroris memakai aplikasi Telegram untuk merekrut pengikut baru.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 15 Juli 2017 - 16:44 WIB
WowKeren - Aplikasi Telegram yang telah diblokir Kementerian Komunikasi dan Informasi sering dipakai teroris Bachrun Naim dalam merancang sejumlah serangan teror. Salah satunya serangan itu kepada Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) di Istana Negara pada Desember lalu.
Serangan itu gagal karena pelakunya, Dian Yulia Novi tertangkap polisi bersama suami, Nur Solihin di Bekasi sehari sebelum mereka meledakkan bom itu.
Dian mengakui mendapat perintah langsung dari Bachrun melalui Telegram untuk menyerang Paspampres. Perintah Bachrun, kata Dian, sangat spesifik: ledakkan bom pada saat Paspampres berlatih. "Perintahnya jelas ledakkan hari Minggu sekitar jam 7," ujar Dian.
Nur Solihin menuturkan dia berkenalan dengan Bachrun di sebuah grup Telegram bernama "Warkop". Di grup ini, Solihin mendapat banyak percakapan yang membahas soal jihad melawan pemerintahan thaghut. Indonesia, karena bukan negara Islam, masuk kategori ini.
Solihin mengaku kagum kepada sosok Bachrun. Dia menganggapnya sebagai sosok khalifah yang sedang berjuang di Suriah menegakkan hukum Allah lewat pemberontakan kepada pemerintah setempat. Kekaguman itu membuatnya mengontak Bachrun secara langsung lewat jalur pribadi.
Sejak itulah Solihin acap mendapat perintah untuk melakukan "amaliyah" —istilah yang dipakai Bachrun untuk menyebut serangan teror. "Kalau tidak bisa hijrah, lakukan amaliyah di tempat masing-masing," ujar Solihin, menirukan ucapan Bachrun Naim.
Dian mengobrol dengan Bachrun tak lebih dari tiga kali. "Soalnya, beliau off Telegram Kamis sampai Jumat," katanya. Dalam percakapan itu, Dian biasa menyapa Bachrun dengan panggilan "Akh", kependekan dari akhi, sebutan untuk laki-laki dalam bahasa Arab.
Selain untuk perencanaan teror, Bachrun Naim memakai aplikasi Telegram untuk merekrut pengikut baru. Dian menjadi calon pengantin, sebutan untuk para pelaku teror bom bunuh diri, setelah berkenalan dengan Solihin. Suaminya itulah yang kemudian mengenalkannya kepada Bachrun lewat Telegram.
(wk/)