Apa keputusan pihak Universitas Gunadarma pada pelaku pembullyan mahasiswa berkebutuhan khusus?
- Tim WowKeren
- Senin, 17 Juli 2017 - 16:36 WIB
WowKeren - Kasus pembullyan mahasiswa berkebutuhan khusus Universitas Gunadarma menuai banyak kecaman. Hal tersebut tak pelak memaksa pihak Universitas buka suara.
Wakil Rektor III Universitas Gunadarma, Irwan Bastian sendiri baru-baru ini mengungkap jika pelaku sebenarnya telah meminta maaf langsung pada korban dan orang tuanya. "Secara informal pelaku sudah datang ke rumah dan sudah menyampaikan penyesalan dan minta maaf," jelasnya.
Meski begitu ia menegaskan jika universitas memiliki peraturan sendiri. Jika terbukti bersalah, pelaku pembullyan bisa saja mendapat sanksi.
"Tetap Gundar punya tata tertib yang berlaku, dan mahasiswa harus ikuti aturan yang berlaku. Keputusannya apa? Nanti setelah hasil investigasi selesai," ujar Irwan.
Lebih lanjut, Irwan mengatakan jika pihaknya kini sudah membentuk tim investigasi. Ia berjanji akan segera mengumumkan hasilnya dalam waktu dekat.
"Kita sudah panggil para pelaku yang diketahui mereka itu satu kelas. Untuk melengkapi data dan fakta kita akan interogasi mereka semua untuk mengetahui secara pasti apa motifnya. Kami sudah bentuk tim investigasi nanti hasilnya akan dilaporkan, ya sesegera mungkin," pungkasnya.
(wk/)