Presiden Joko Widodo menyebut jika hal inilah yang membuat Indonesia bisa tetap bersatu.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 22 Juli 2017 - 12:33 WIB
WowKeren - Sabtu (22/7), Presiden Joko Widodo mengunjungi Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta untuk menghadiri Kongres Pancasila. Dalam kesempatan itu, sang presiden sempat menceritakan bagaimana kekaguman negara-negara lain pada Indonesia.
Banyak pemimpin negara yang penasaran bagaimana Jokowi bisa memimpin negara yang masyarakatnya sangat beragam sembari tetap menjaga kerukunan. Mengingat Indonesia sendiri terdiri dari ribuan pulau dan setiap daerahnya memiliki bahasa yang berbeda-beda.
"Apakah hafal bahasa bahasa daerah semuanya, ndak saya enggak ngerti. Terus pakai bahasa apa? Saya sampaikan memakai Bahasa Indonesia yang semua rakyat kita tahu dan mengetahui. Dan bisa berbahasa Indonesia betul-betul mereka sangat kagum sangat mengagumi bangsa kita Indonesia," ujar Jokowi.
Jokowi mengatakan jika pemimpin negara dengan keberagaman yang luar biasa seperti Indonesia tentunya bukan hal mudah. Ia membandingkan dengan Afghanistan yang memiliki 40 kelompok saja kerap diterpa konflik yang tak kunjung usai.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani bahkan sempat bertanya apa "resep" Jokowi bisa memimpin Indonesia. Presiden RI itu kemudian menunjukkan jika Indonesia memiliki Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
"Jawaban saya sederhana, karena Indonesia memiliki Pancasila. Sekali lagi Indonesia karena Indonesia memiliki Pancasila, jangan melupakan ini," imbuhnya. "Insya Allah nanti sampai di hari akhir kita tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia."
Sementara itu, Jokowi sendiri merupakan Presiden pertama yang menghadiri Kongres Pancasila di UGM. Tidak heran kedatangannya disambut antusias oleh mahasiswa dan civitas akademika lainnya. Selain Jokowi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Natsir dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X juga hadir dalam kongres tersebut.
(wk/)