Rupanya hal inilah yang ditakutkan oleh Akbar Tanjung atas penetapan tersangka Setya Novanto.
- Tim WowKeren
- Senin, 24 Juli 2017 - 14:49 WIB
WowKeren - Penetapan Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP) tak pelak menjadi perhatian sejumlah pihak. Salah satunya partai yang menaunginya, Partai Golkar.
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tanjung mengatakan jika dirinya memiliki ketakutan tersendiri atas status tersangka Setya Novanto. Pasalnya, tak bisa dipungkiri hal tersebut berpengaruh pada elektabilitas Partai berlambang beringin itu.
Akbar Tanjung mengatakan jika dirinya khawatir Golkar kehilangan hak mempunyai wakil di DPR. Apalagi seperti diketahui jika ambang batas parlemen adalah sebesar 4 persen.
"Artinya kalau misalnya partisipasi tidak bisa mendapatkan dukungan suara di atas 4 persen, maka partai itu tidak akan berhak untuk mempunyai wakilnya di DPR," jelasnya.
Politikus senior ini mengatakan, berdasarkan pantauannya elektabilitas partainya menurun hingga 7,1 persen pada Mei lalu. Bahkan berdasarkan laporan terbaru kabarnya mereka hanya memiliki 3,5 persen saja.
"Seandainya ini kejadian pada Pemilu 2019 yang akan datang, berarti Golkar tidak punya wakil. Nah ini yang kami takutkan betul, saya takutkan betul," imbuhnya. "Kalau 3,5 persen Partai Golkar kayak apa? Saya sudah tidak bisa tidur kalau misalnya ini terjadi. Harus kita melakukan sesuatu, mengantisipasi langkah-langkah ke depan supaya jangan sampai terus menurun."
Meski begitu, Akbar Tanjung mengatakan jika pihaknya akan mengambil langkah untuk mengatasi hal tersebut dan mempertahankan Golkar. "Tapi yang penting saya sampaikan, kalau ada pendapat saya, apa pun pendapat itu tidak lain adalah semangat untuk tetap mempertahankan Golkar sebagai satu aset nasional dalam politik," pungkasnya.
(wk/)