Ini alasan pengemudi ojek online meradang dan memukuli calon penumpang.
- Tim WowKeren
- Kamis, 27 Juli 2017 - 19:55 WIB
WowKeren - Pengguna media sosial dikejutkan oleh video yang menunjukkan aksi kekerasan driver ojek online. Dalam video singkat tersebut, sejumlah pengemudi Grab tampak memukuli orang yang disebut calon penumpangnya.
Belakangan diketahui jika aksi tersebut terjadi lantaran para pengemudi ojek online itu kesal pada korban. Ia disebut-sebut kerap membatalkan orderan hingga membuat driver meradang. Korban yang dipukuli tampak telah meminta ampun. Namun ia masih mendapatkan beberapa pukulan.
"Kita cari duit, apa, apa mau komen apa? Gue di-cancel, dia di-cancel, satu lagi di-cancel. Berapa orang yang lo cancel hari ini?," ujar salah satu pengemudi. "Sekali lagi awas ya!" ujar lainnya.
Beredarnya video tersebut juga telah diketahui oleh pihak Grab. Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar mengatakan jika pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut dan berjanji akan menindak tegas pengemudi yang terlibat.
"Kami menyesali hal ini dan memohon maaf kepada penumpang bersangkutan. Keselamatan merupakan prioritas Grab. Kami tidak segan untuk memberikan sanksi berupa pemberhentian sementara, maupun pemutusan kemitraan," ujarnya dilansir dari Liputan 6. "Kami berupaya agar hal ini tidak terulang. Salah satunya dengan memberikan pelatihan ulang secara berkala kepada para pengemudi mengenai etika pelayanan kepada penumpang."
(wk/)