Casting Anak-Anak Miskin dengan Cara Ini, Angelina Jolie Dinilai Kejam
Film

Inilah metode casting dilakukan Angelina Jolie untuk memilih pemeran dalam film terbaru garapannya.

WowKeren - Angelina Jolie mendapatkan kritikan tajam dari berbagai pihak. Kali bukan tentang perceraiannya dengan Brad Pitt, melainkan cara memilih pemilih film terbaru yang digarapnya, "First They Killed My Father".

Proses casting tersebut terungkap dalam majalah Vanity Fair. Mengutip AceShowbiz, majalah tersebut menuliskan bahwa casting director menyiapkan sebuah permainan untuk menemukan tokoh utama yang usianya masih muda.

Saat casting, Angie meletakkan sejumlah uang di meja dan bertanya kepada sang anak untuk memikirkan apa yang mereka butuhkan dengan uang itu. Setelah itu, sang anak disuruh untuk mengambil uang tersebut. Sang sutradara lalu akan mengejarnya dan sang anak diminta berpura-pura mengaku tidak mengambil uang itu.

"Srey Moch (gadis kecil yang akhirnya terpilih) adalah satu-satunya anak yang menatap uang tersebut dengan durasi yang sangat lama," kata Angie dalam majalah Vanity Fair. "Ketika ia diminta untuk mengembalikan uang tersebut, dia berubah menjadi senang dengan penuh emosi. Semua hal yang berbeda ini mengalir begitu saja."


Ketika ditanya untuk apa uang tersebut akan digunakan, Srey mengatakan bahwa kakeknya telah meninggal. Ia dan keluarganya tidak memiliki banyak uang untuk membuat pemakaman yang layak.

Metode casting untuk melihat hubungan emosi itu dinilai terlalu kejam. Beberapa orang mengeluarkan komentar negatif di Twitter.

"Angelina Jolie gila. Permainan psikologis kejam macam apa yang harus dimainkan oleh anak-anak miskin," tulis Denizcan Targaryen. "Angelina Jolie melakukan casting untuk film terbarunya dengan mengajarkan anak-anak miskin dengan uang tunai. Angelina Jolie berkolaborasi dengan tentara Kamboja yang kasar dan sering melanggar hukum untuk film terbarunya," imbuh Jessica Roy.

"First They Killed My Father" sendiri diangkat berdasarkan pemaparan genosida Kamboja. Film ini berkisah tentang pembantaian di Kamboja oleh partai komunis Khmer Merah antara 1975-1979. Pembantaian itu menewaskan lebih dari dua juta orang.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!