Kondisi Tora Sudiro dikabarkan mulai melemah. Benarkah gara-gara sindrom Tourette yang dideritanya?
- Tim WowKeren
- Selasa, 08 Agustus 2017 - 16:51 WIB
WowKeren - Kuasa hukum Tora Sudiro, Lidya Wongso, menyebut jika sang klien sengaja menggunakan obat penenang Dumolid demi mengatasi penyakit sindrom Tourette yang diidapnya. Menurut Lidya, penyakit yang dialami Tora berasal dari genetik alias keturunan.
Lidya pun mengaku heran terhadap pihak kepolisian yang menangkap Tora. Pasalnya, banyak obat keras lainnya yang bisa dijual bebas di berbagai apotik.
"Turunan. Kalau enggak minum enggak bisa tidur dan tambah goyang terus," ujar Lidya saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (7/8). "Peraturan orang kalau narkotik, sabu-sabu, happy five sudah jelas terlarang. Tapi jangan salah, golongan 4 yang termasuk nitrazepam ini banyak yang lain, enggak bisa beli sembarangan, harus dengan resep dokter. Tapi, faktanya di Indonesia ini toleransinya besar."
Lantas benarkah jika kondisi Tora kini mulai melemah gara-gara penyakitnya itu? Menurut Dr. Carla Lusikooy, selaku psikiater RSKO, kondisi Tora mulai melemah lantaran ia tidak bisa tidur. Kendati demikian, suami Mieke Amalia itu tetap melakukan pemeriksaan.
"Iya memang agak sedikit lemah karena tidak tidur. Tidak ada lagi," kata Dr. Carla saat ditemui di kawasan Jakarta Timur. "Boleh dibesuk tapi itu hanya keluarga yang diizinkan. Tidak ada yang boleh besuk, kecuali kita yang panggil untuk konseling, keluarga maksudnya, untuk mendapatkan informasi-informasi yang bisa kita dapatkan dari keluarga."
Sindrom Tourette adalah gangguan neuropsikiatri dimana penderita melakukan serangkaian gerakan berulang yang tidak disengaja, di luar kendali, dan bersifat tiba-tiba. Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan sindrom Tourette. Penanganan bisa dilakukan lewat terapi wicara, edukasi, obat-obatan dan ditujukan hanya untuk mengendalikan gejala yang mengganggu.
(wk/)