Begini klarifikasi pihak penyelenggara tanggapi insiden penampilan Afgan di panggung Prambanan Jazz.
- Tim WowKeren
- Senin, 21 Agustus 2017 - 08:00 WIB
WowKeren - Pada 18-20 Agustus 2017, Prambanan Jazz Festival yang menghadirkan musisi ternama berlangsung meriah. Akan tetapi di sela penyelenggaraannya justru terjadi peristiwa kurang menyenangkan yang dialami Afgan.
Di hari kedua, Sabtu (19/8), Afgan terlambat naik ke atas panggung dari jadwal yang ditentukan sebelumnya. Menurutnya, jadwal dimulainya acara sudah molor dari awal ditambah banyaknya penampil.
Melalui akun jejaring sosial pribadinya baru-baru ini, pelantun "Ku Dengannya Kau Dengan Dia" itupun mengungkap bagaimana awalnya peristiwa tersebut terjadi. Afgan mengaku dirinya sempat "diusir" oleh pihak panitia yang mematikan lampu panggung, padahal sang penyanyi masih akan menyanyikan lagu selanjutnya.
"Semalem ngalamin pengalaman manggung yang gak mengenakan, pertama kali ngalamin kaya gini. Jadi dari awal memang acaranya ngaret banget, gw seharusnya perform jam 8 malam. Tapi gw baru naik panggung sekitar jam 10 malam. Dan karena ada international artist yang harus main di waktu yang sama, gw malah dibilang gak usah main sama panitia, cuman karena gw lihat banyak sekali penonton yang sudah nunggu di depan panggung, bahkan ada yang sudah dateng jauh2 dari luar Jogja, akhirnya gw dan management fight untuk naik," tulis Afgan. "Walaupun sound awalnya gak dinyalain oleh mereka, gw tetep nyanyi, at least fans gak sia-sia udah nunggu. Eh di lagu ke 4, lampu panggung semua di matiin, alias gw diusir. Akhirnya semua penonton nyalain flashlight dr handphone masing2, tanda mereka tetep ingin gw nyanyi. Moment ini yang buat gw dan anak2 band terharu, mengobati kekecewaan kita semua. Terimakasih buat semua yang hadir semalam, gak tau lagi deh kalo gak ada support kalian. It means the world to us! Sayang sekali padahal acaranya bisa digarap dengan bagus, semoga bisa jadi pelajaran buat penyelenggara Prambanan Jazz. Dan semoga kedepannya local artist bisa dapat apresiasi yang sama dengan International artist. Cause we're all just trying to give our best on stage."
Terkait hal ini, pihak panitia Prambanan Jazz Festival sendiri langsung memberikan klarifikasi lewat video yang diunggah di akun Instagram resmi. Anas Syahrul Alimi selaku Founder dan CEO menjelaskan telah terjadi kesalahpahaman dari kedua belah pihak karena Afgan sempat ditawari main setelah penyanyi luar negeri. Karena kesalahpahaman tersebut, pihaknya pun menyampaikan permintaan maaf.
"Saya selaku penyelenggara Prambanan Jazz meminta maaf kepada manajemen Afgan, Afgan sendiri dan Afganisme, fansnya Afgan," demikian terang Anas. "Saya bersama project director tadi malem memang melakukan negosiasi. Yang pertama kami memang mohon maaf karena molornya beberapa checkline dari sebelumnya, sehingga mengakibatkan molor. Akhirnya kita sepakati, Afgan tetap main dengan resiko yang harus kita ambil. Tapi kenyataannya memang begitu main, pihak Sarah Brightman tetap minta harus dicut."
(wk/)