Berikut dampak yang dirasakan oleh para badut menjelang perilisan film 'IT' di layar lebar.
- Tim WowKeren
- Rabu, 30 Agustus 2017 - 12:54 WIB
WowKeren - Kembalinya Pennywise lewat film "IT" bukan hanya menakuti para penonton. Ia juga dapat membuat orang-orang yang berprofesi sebagai badut khawatir akan kehilangan pekerjaan mereka.
Mereka mengganggap bahwa film horor tersebut bisa mencoreng reputasi badut dan merugikan bisnis mereka. Badut yang awalnya dianggap sebagai sosok lucu dan menghibur akan mulai ditakuti oleh sebagian orang.
Pam Moody, Ketua Asosiasi Badut Dunia, mengatakan kepada The Hollywood Reporter, bahwa film ini akan menggambarkan karakter badut yang berbeda yang kenyataannya. "Itu adalah sebuah karakter fiksi ilimiah. Itu bukan seorang badut dan tidak ada hubungannya dengan pro clowning," katanya dilansir Express UK.
Moody lalu menambahkan beberapa dampak dari penayangan film "It". "Orang-orang yang punya penampilan di sekolah dan perpustakaan dibatalkan. Itu sangat disayangkan," ujarnya. "Kami mencoba menyampaikan pesan positif dan penting kepada mereka yang tidak mendapatkannya."
Menanggapi hal itu, produser film David Katzenberg mengakui memang telah mendengar sejumlah keluhan dari para badut. Namun, menurutnya, alasan kemarahan mereka agak kurang masuk akal. Demikian yang dilansir dari USA Today.
Film "IT" sendiri berkisah tentang sekelompok anak yang menamakan diri mereka The Loser Club. Mereka pun harus berhadapan dengan teror mengerikan, termasuk badut seram yang disebut Pennywise. Bila tak ada halangan, film garapan Andres Muschietti ini dijadwalkan rilis pada 8 September 2017 mendatang.
(wk/)