Berikut beberapa prestasi yang pernah diraih oleh Siti Masitha sebelum ditangkap KPK.
- Tim WowKeren
- Rabu, 30 Agustus 2017 - 14:03 WIB
WowKeren - Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (29/8) petang. Padahal, selama menjabat sebagai wali kota, Siti dikenal sebagai sosok yang memiliki segudang prestasi.
Mengutip CNN Indonesia, Rabu (30/8), Siti Masitha baru saja dinobatkan sebagai perempuan terinspiratif di Gedung Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta Pusat pada 22 Mei lalu. Setahun sebelumnya, dia terpilih sebagai Indonesian Inspiring Wowen 2016 oleh Majalah Women's Obsession.
Wali Kota lulusan Steigenberger Hotelfachschule, Bad Reichenhall, Muenchen, Jerman itu juga menyabet penghargaan untuk kategori Best Performing Executive of The Year 2016. Penghargaan ini diberikan Indonesia Development Achievement pada akhir September 2016.
Siti Masitha dianggap memiliki kinerja, dedikasi dan kredibilitas yang bagus dalam membangun Kota Tegal. Selama masa jabatannya, Kota Tegal berhasil mengantongi Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk kategori Lalu Lintas Kota Sedang.
Namun citranya sebagai sosok dengan segudang prestasi tersebut akhirnya tercoreng. Putri mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia ini ditangkap peyidik KPK lantaran diduga menerima suap terkait perizinan dan infrastruktur.
Mendengar penangkapan Siti Masitha ini, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku kaget dan tidak menyangka. "Wali Kotanya (Siti Mashita) habis ketemu aku di rakor wanita Golkar. Sedih dan prihatin. Saya kenal baik dan tidak menyangka," kata Tjahjo melalui pesan singkatnya, sebagaimana dilansir dari Kompas, Rabu (30/8).
Siti Masitha menjabat sebagai kepala daerah kota Tegal setelah dilantik pada 23 Maret 2014. Ia menggantikan Ikmal Jaya yang sebelumnya ditangkap juga oleh KPK karena korupsi pelaksanaan tukar guling (ruilslag) tanah.
Hingga saat ini, KPK belum memberikan informasi lebih jauh terkait penangkapan tersebut. Siti sendiri masih dalam pemeriksaan intensif KPK.
(wk/)