WowKeren.com Logo
WowKeren Slogan
WK COMMUNITY
Topik Keren
TAGS

KPK Kembali Tetapkan Setya Novanto Sebagai Tersangka

11 Nov 2017 07:52:27 WIB
Semakin panas, pihak Setya Novanto pun turut ambil langkah menghadapi laporan KPK.

WowKeren.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi kembali menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan E-KTP. Sebelumnya, Novanto sempat ditetapkan sebagai tersangka, namun KPK kalah dalam gugatan praperadilan yang diajukan oleh Ketua Umum Partai Golkar itu.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyampaikan pengumuman resmi penetapan status tersangka kepada Novanto di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (10/11). Saut mengatakan bahwa surat perintah penyidikan (sprindik) Novanto telah diterbitkan oleh KPK sejak akhir bulan Oktober lalu. Selain Novanto, KPK juga menetapkan anggota DPR RI lain sebagai tersangka.

"Setelah proses penyelidikan dan terdapat bukti permulaan yang cukup dan melakukan gelar perkara akhir Oktober 2017, KPK menerbitkan surat perintah penyidikan pada 31 Oktober 2017 atas nama tersangka SN, anggota DPR RI," kata Saut. "SN selaku anggota DPR RI bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto, diduga dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi."

Saut turut menjelaskan mengenai pelanggaran pasal yang dilakukan oleh Novanto. Novanto dianggap melanggar pasal 2 Ayat 1 subsider Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP.

Secara terpisah, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa KPK mengajukan status tersangka Novanto karena telah menemukan bukti baru. Meski begitu, fakta-fakta yang telah ada tetap dapat digunakan kembali untuk menjerat Novanto.

"Ada bukti baru, dan juga penanganan kasus ini tidak dapat dipisahkan dari konstruksi besar kasus e-KTP lainnya," ujar Febri di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Jumat (10/11). "Sehingga beberapa fakta-fakta yang sudah muncul sebelumnya itu kita tetap masih dapat digunakan dalam seluruh perkara KTP elektronik."

Febri mengaku optimis dengan bukti baru yang dapat menjerat Novanto kali ini. Ketika sebelumnya Novanto kerap mangkir dari panggilan KPK, penyelidikan dapat meningkat ke proses penyidikan. Namun, Febri tak mengungkapkan secara rinci mengenai bukti baru yang ditemukan oleh KPK.

"Seharusnya tidak ada celah lagi. Karena kita sudah lakukan pemanggilan bukan satu kali namun dua kali. Namun, yang bersangkutan tidak datang dan ketika bukti permulaan sudah cukup kita temukan. Setelah penyelidikan kita dapat meningkatkan ke proses penyidikan," lanjut Febri. "Secara spesifik dan rinci kami belum bisa menyampaikan apa bukti yang dimiliki, karena tentu pengujian bukti dilakukan dalam proses persidangan."

Pihak Novanto melalui kuasa hukum, Frederich Yunadi, tak tinggal diam mendengar putusan tersangka lagi atas kliennya. Frederich mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan empat pimpinan KPK atas penandatanganan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dan sprindik terhadap Novanto.

"Kami tim kuasa telah resmi melaporkan ke Bareskrim," tutur Frederich di kantor Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Jumat (10/11). "Dalam putusan praperadilan di nomor 3 menyatakan memerintahkan termohon untuk menghentikan penyidikan terhadap SN sebagaimana sprindik No 56."

Pelaporan KPK oleh Frederich dapat dilakukan karena KPK dianggap telah melawan putusan praperadilan dengan melaporkan Novanto sebagai tersangka. Pasalnya, Novanto telah memenangkan praperadilan beberapa waktu lalu. Sehingga, pihak Novanto memiliki hak untuk melaporkan KPK ke polisi atas pelanggaran tersebut.

Seperti diketahui, Novanto sempat ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Juli lalu. Namun, status tersangka berhasil dilepas oleh Novanto lantaran memenangkan gugatan praperadilan pada September lalu melalui putusan Hakim Cepi Iskandar. (wk/kr)

loading...

Berita Nasional terkait :
Geram Satwanya Dicekoki Minuman Beralkohol, Ini Kata Taman Safari
Viral Pengunjung Beri Minuman Beralkohol ke Hewan di Taman Safari, Netter Murka
Viral Pasangan Ditelanjangi Warga, Polisi Buru Penyebar Video
Mapolres Dharmasraya Sumatera Barat Dibakar, Pelaku Diduga Teroris

BERITA : Seleb | Korea | Film | TV | Musik | Olahraga | Umum | RSS | WK on Twitter | WK on Facebook | Mobile Version
Tentang Kami | Kontak | Job Vacancy | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan    © 2017 Copyright MEDIA INFO. All Rights Reserved.