WowKeren.com Logo
WowKeren Slogan
WK COMMUNITY
Topik Keren
TAGS

Mapolres Dharmasraya Sumatera Barat Dibakar, Pelaku Diduga Teroris

13 Nov 2017 10:03:36 WIB
Pihak kepolisian telah mengidentifikasi pelaku dan mengamankan bukti berupa kertas jihad.

WowKeren.com - Markas Polres Dharmasraya, Sitiung, Sumatera Barat dilalap si jago merah Minggu (12/11) dini hari. Akibat kebakaran hebat itu, seluruh bangunan utama Polres Dharmasraya hangus terbakar.

Kebakaran terjadi diduga berasal dari ruangan belakang bangunan antara Ruang Siwas dan Ruang Sitipol pada pukul 02.45 WIB. Kobaran api pertama kali diketahui oleh petugas piket di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) lantaran curiga melihat adanya gumpalan asap tebal yang membubung tinggi. Kemudian petugas tersebut berusaha memadamkan api sambil berteriak untuk mencari pertolongan. Bantuan pemadaman kebakaran (damkar) datang 15 menit kemudian dengan mengirim dua unit mobil damkar.

Saat sedang memadamkan api, salah seorang petugas damkar melihat dua orang berbaju hitam yang melintas di sekitar lokasi. Dua orang itu disebut mencurigakan lantaran membawa busur panah. Petugas damkar kemudian melaporkan hal tersebut kepada polisi.

Polisi berusaha mengepung kedua orang yang dicurigai tersebut. Akan tetapi, dua orang itu melawan dengan melepaskan busur panah ke arah polisi. Akibat perlawanan itu, polisi menembakkan peluru ke udara sebagai tembakan peringatan. Namun perlawanan tak berhenti sehingga polisi bertindak tegas dengan melepas tembakan ke arah dua orang tersebut. Kedua orang yang disebut berjenis kelamin laki-laki itu kemudian tewas tertembak di lokasi kejadian.

"Kedua pelaku saat melakukan penyerangan menggunakan perlengkapan yang membahayakan, seperti anak panah, sangkur, dan busur," ujar Kapolres Dharmasraya AKBP Rudy Yulianto di Pulau Punjung dilansir Antara, Senin (13/11). "(Motif pelaku) masih dalam penyelidikan, namun yang intinya Markas Polres Dharmasraya diserang orang tidak dikenal sekaligus membakar."

Secara terpisah, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal mengatakan bahwa kedua orang itu diduga pelaku yang terlibat dalam pembakaran Mapolres Dharmasraya. Usai kebakaran, pihak kepolisian langsung mengantongi identitas kedua pelaku tersebut.

"Pelaku dua orang, yaitu Eka Fitria dan Enggria Sudarmadi," kata Fakhrizal di Padang, Minggu (12/11). "Keduanya berasal dari Provinsi Jambi."

Fakhrizal menyebutkan jasad pelaku akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Padang untuk diidentifikasi lebih lanjut. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menyelidiki kasus ini terkait adanya dugaan terorisme. Pasalnya, selain senjata tajam, polisi juga menemukan barang bukti berupa selembar kertas bertuliskan pesan jihad.

"Jasad kedua pelaku akan kami identifikasi untuk mengalami persoalan ini. Yang jelas, indikasi sementara, serangan dari teroris, karena ada kata-kata thogut dan Allahu Akbar," lanjut Fakhrizal. "Kami juga telah berkoordinasi dengan Densus 88 dan BNPT untuk menentukan apakah ini merupakan serangan dari teroris."

Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut, namun seorang personel anggota dilaporkan terluka akibat serangan pelaku. Saat menyelamatkan diri dari serangan pelaku, personel polisi tersebut terkena tembakan anak panah. Kendati demikian, luka tidak parah karena personel polisi itu mengenakan rompi anti peluru.

"Anggota ada yang terluka saat berusaha menyelamatkan diri ketika diserang panah oleh seorang pelaku. Anggota tersebut terjatuh dan kena anak panah," ujar Rudy. "Alhamdulillah tidak parah, sebab anggota menggunakan rompi anti peluru."

Walaupun sebagian bangunan hangus terbakar, Rudy mengatakan Polres Dharmasraya tetap akan melayani warga. Pihak kepolisian menurut Rudy telah mengkonsolidasikan ruangan sementara sebagai tempat pelayanan warga.

Tak hanya Polres Dharmasraya, Pemerintah Daerah Dharmasraya pun turut memberikan dukungan untuk pemulihan pada gedung Mapolres yang rusak akibat kebakaran. Menurut Bupati Dharmasraya Sutan Riska apapun yang terjadi pihak kepolisian tetap harus melayani masyarakat.

"Kami dari pemerintah daerah siap membantu," ujar Sutan. "Apapun itu pelayan masyarakat tetap harus berjalan." (wk/kr)



Loading...


Berita Nasional terkait :
Pemeriksaan Cedera Kepala Ditunda, Setya Novanto Pindah ke RSCM Kencana
Benjol Seperti Bakpao Hingga Gegar Otak, Begini Kondisi Setya Novanto Usai Kecelakaan
Setya Novanto Kecelakaan, Meme dan Tagar #SaveTiangListrik Jadi Trending Topik
Dirawat Usai Kecelakaan, Setya Novanto Tak Bisa Dijenguk Sembarang Orang

BERITA : Seleb | Korea | Film | TV | Musik | Olahraga | Umum | RSS | WK on Twitter | WK on Facebook | Mobile Version
Tentang Kami | Kontak | Job Vacancy | Disclaimer | Syarat dan Ketentuan    © 2017 Copyright MEDIA INFO. All Rights Reserved.