Tuai Kontroversi Hingga ke Pengadilan, 'Padmaavat' Deepika Padukone Tak Terbukti Distorsi Sejarah?
Film

Kasus film 'Padmavati' memanas, begini kata pihak Mahkamah Agung dan Pengadilan Tinggi yang menerima sejumlah tuntutan.

WowKeren - Kontroversi terkait film "Padmaavat" semakin memanas. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sang pemeran utama, Deepika Padukone sempat mendapat ancaman bakal dipenggal, kasus "Padmavati" juga sampai di Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung.

Sebelumnya, cerita dalam film ini dianggap telah mendistorsi sejarah, hingga soal karakter Padmavati yang beradegan romantis dengan raja muslim bernama Jallaluddin Khilji. Hari ini, Selasa (28/11), pihak pengadilan akhirnya mengeluarkan pernyataan terkait kasus yang sampai ke meja hijau mereka.

Mahkamah Agung diketahui telah menolak permohonan yang meminta "Padmavati" tidak diluncurkan di luar negeri. Melansir dari Indian Express, pekan lalu MA juga membatalkan petisi yang meminta adegan tak pantas dihapus lantaran "Padmavati" bahkan belum mendapat sertifikat sensor dari lembaga terkait, Central Board of Film Certification (CBFC).

"Kami mendapati bahwa film itu belum menerima sertifikat dari CBFC, campur tangan kami dalam permohonan ini berarti akan sama dengan pra-penjurian, kami tidak melakukan itu," demikian terang Hakim Agung, Dipak Misra dan jajarannya. Senada dengan itu, tuntutan lain ke Pengadilan Tinggi Delhi juga ditolak dengan alasan kuat oleh pihak pengadilan.


Terkait petisi yang menyebut bahwa "Padmavati" mendistorsi sejarah, Pengadilan Tinggi menolak dan menyebut permohonan itu salah kaprah. Pengadilan bahkan memastikan bahwa film yang juga dibintangi oleh Ranveer Singh itu tidak mendistorsi sejarah.

"Apa kalian sudah menyaksikan filmnya? Apa orang-orang yang membakar gedung bioskop sudah menonton? Dengan membuat petisi semacam ini, kalian malah membuat orang-orang lain jadi gelisah," kata perwakilan Pengadilan Tinggi Delhi.

Sementara itu, "Padmavati" telah dijadwalkan rilis pada 1 Desember 2017. Namun tim produksi menunda perilisannya sampai batas waktu yang belum ditentukan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!