Badai Cempaka Sebabkan Banjir Hingga Tanah Longsor, Begini Penjelasan BMKG
Nasional

Cuaca ekstrem baru-baru ini terjadi di kawasan Jawa dan Bali. Berikut penuturan pihak BMKG soal badai Cempaka yang terjadi.

WowKeren - Perubahan cuaca ekstrem begitu terasa di Pulau Jawa sisi Selatan hingga Bali. Perubahan ini rupanya disebabkan karena adanya badai Cempaka di perairan selatan Jawa.

Menurut Badan Meteorologi Klimatolotgi dan Geofisika (BMKG), pergerakan bibit siklon 95S ke arah selatan Jawa Tengah sudah terjadi sejak Senin (27/11). Bibit siklon itu tepatnya berada di perairan selatan Jawa Tengah, sekitar 100 kilometer sebelah selatan tenggara Cilacap, pada titik 8,6 Lintang Selatan dan 110,8 Bujur Timur. Siklon bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 5 knots (9 km/jam) dengan tekanan terendah 999 Mb. Kekuatannya mencapai 65 kilometer per jam (35 knots).

Bibit itu berubah menjadi siklon tropis yang diberi nama Cempaka. Nama Cempaka diberi lantaran merupakan siklon tropis ketiga yang terjadi di Indonesia. Nama siklon tropis memang dipilih sesuai urutan abjadnya.


Soal Badai Cempaka di perairan selatan Jawa, Kepala operasional Stasiun Klimatologi BMKG DIY, Djoko Budiyono menyebut adanya belokan angin yang membuat peningkatan awan hujan. Aliran masa udara basah dari barat pun menyebabkan kondisi udara di sekitar Jawa dan DIY menjadi sangat labil.

"Munculnya Badai Cempaka di perairan Selatan Jawa mengakibatkan area belokan angin yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan," jelas Djoko dilansir Detik pada Rabu (29/11). "Interaksi kedua fenomena tersebut mengakibatkan beberapa potensi cuaca ekstrem di sekitar wilayah DIY."

Djoko mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir, banjir bandang, maupun longsor. Aktivitas penerbangan di beberapa bandara di Pulau Jawa juga berpotensi terpengaruh akibat hujan dan angin kencang. Pihak BMKG pun senantiasa membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui call center 021-6546318 dan https://www.bmkg.go.id.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!