Bantah Ada Perdamaian dan Jadikan Terduga Pelaku Sebagai Duta, Ini Klarifikasi Taman Safari
Nasional

Berikut pernyataan pihak Taman Safari soal maraknya isu perdamaian dan pemilihan terduga pelaku pencekokan miras kepada satwa sebagai duta.

WowKeren - Kasus pemberian minuman beralkohol kepada hewan di Taman Safari beberapa waktu lalu mengejutkan publik. Terduga pelaku pun telah meminta maaf atas sikapnya mencekoki satwa peliharaan Taman Safari dengan miras.

Namun siapa sangka, baru-baru ini salah seorang terduga pelaku, Alyssa Dwi Fitri Amanda, disebut-sebut menjadi duta Taman Safari. Kabar tersebut berembus lewat unggahan salah seorang netter yang menyebut sang pelaku sebagai Duta Taman Safari.

Tak berselang lama, unggahan tersebut menjadi viral di media sosial. Tak ingin rumor berkembang, pihak Taman Safari pun memberikan klarifikasi lewat akun Instagram Taman Safari. Dengan tegas, pihaknya membantah adanya perdamaian dan pemilihan Alyssa sebagai Duta Taman Safari.

"Sehubungan dengan permasalahan tindakan pemberian minuman alkohol ke satwa, yang dilakukan beberapa pengunjung Taman Safari Indonesia Cisarua beberapa waktu yang lalu, Manajemen Taman Safari Indonesia telah membuat Laporan Pidana ke Kepolisian Resor Bogor pada tanggal 16 November 2017," tulis pernyataan Taman Safari. "Berkenaan dengan hal itu, pihak Taman Safari Indonesia akan menghormati proses hukum yang berlaku sambil menunggu proses hukum dari Kepolisian terkait."

Pihak Taman Safari rupanya juga tidak pernah melakukan komunikasi dengan para pelaku. Tim manajemen Taman Safari membantah adanya wacana penunjukkan terduga pelaku sebagai Duta.

"Pihak Taman Safari Indonesia tidak pernah melakukan komunikasi dengan para pelaku yang diduga melakukan tindak pidana tersebut. Atas hal ini, tidak benar berita yang menyebutkan telah ada perdamaian atau kesepakatan khusus antara Taman Safari Indonesia dengan para pelaku yang diduga melakukan tindak pidana tersebut," lanjut pernyataan tersebut.

"Perlu juga kami tegaskan bahwa para pelaku yang diduga melakukan tindak pidana tersebut, bukan merupakan duta dari Taman Safari Indonesia dan tidak pernah ada penunjukan atau pembicaraan mengenai hal tersebut," tutup pernyataan tim Manajemen Taman Safari.

Loading...

You can share this post!

Related Posts