SPBU Jagakarsa Kebakaran, Diduga Berasal Dari Truk Tangki
Nasional

Belasan mobil pemadam kebakaran diterjukan untuk memadamkan api di SPBU Jagakarsa. Apa penyebabnya?

WowKeren - Kebakaran besar terjadi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (29/12) malam. Saat kejadian, sebanyak 13 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Pihak kepolisian ikut turun untuk melakukan pemeriksaan terhadap kejadian tersebut. Penyebab munculnya api diduga berasal dari kampas rem yang berasap dari truk tangki bahan bakar.

Setelah berasap, terjadi percikan api yang kemudian menimbulkan kebakaran. Tak lama kemudian tangki tersebut pun ikut meledak.

"Pada saat isi BBM dari tangki, tangkinya itu keluar asap dari kampas rem, informasinya begitu," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Prayitno dilansir detikcom, Jumat (29/12). "Ada percikan dan kemudian meledak."

Setelah api berhasil dipadamkan pada tengah malam, pihak pemadam kebakaran menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Baik pegawai maupun sopir truk tangki yang bertugas tidak mengalami luka-luka.


Sopir truk tangki yang diketahui bernama Hartono kini telah diamankan polisi setelah sempat menyelamatkan diri dari kebakaran. Polisi akan meminta keterangan dari Hartono untuk mengetahui lebih jauh mengenai kebakaran yang terjadi di SPBU Jagakarsa tersebut.

"Ya lari, kita kan semua juga ketakutan kemudian mengamankan TKP, menutup jalan, kemudian ketemu," jelas Prayitno. "Hartono. Sopirnya namanya Hartono. Sementara diamankan di Mapolsek (Jagakarsa) supaya tenang. Sopirnya sedang dimintai keterangan di Polsek. Saya liat nanti surat kendaraan yang dibawa supir."

Sementara itu, pihak Pertamina akan melakukan investigasi terkait penyebab kebakaran tersebut. Dibutuhkan waktu yang cukup lama dalam menginvestigasi karena akan dilakukan oleh tim gabungan. Demi mendukung proses investigasi, pihak pertamina akan menutup SPBU Jagakarsa untuk sementara waktu.

"Investigasi selesai hasilnya seperti apa. Prosesnya masih panjang," tutur Supervisor Operation Fleed Terminal BBM Jakarta Group PT Pertamina Denny Sagita. "SPBU direnovasi. Dicek tim HSE (health safety environment) layak operasi, akan diajukan. SPBU sementara waktu tutup."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait