Mulai Solo Karier, Is Eks Payung Teduh Sudah Siapkan Single Terbaru
Musik

Mantap bersolo karier, Is mengungkapkan akan mempromosikan sebuah single baru.

WowKeren - Mantan vokalis Payung Teduh, Muhammad Istiqomah Djamad atau yang kerap disapa Is kian mantap bersolo karier. Ia kini tengah sibuk manggung dari kota ke kota dan promosi single barunya yang bertajuk "Kehabisan Kata".

Pasca vakum dari Payung Teduh, Is mengaku lebih membatasi jadwal manggungnya. Ia kini hanya menghibur penikmat musik secara live dalam waktu maksimal lima kali dalam satu bulan. Ia lebih memilih menghabiskan waktu bersama keluarga ketimbang terlalu banyak manggung.


"Saya yakin jalan sendiri. Hampir satu bulan ini sepanjang Januari, saya promo single 'Kehabisan Kata' dan untuk solo karier sekarang baru enam lagu," ungkap Is saat ditemui di Yamaha Music Center Indonesia, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. "Meski begitu, saya mau lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga."

Is juga mengungkapkan bahwa selama berada di Payung Teduh, ia sempat tak punya waktu untuk keluarga. Ia enggan mengulanginya lagi dan ingin meluangkan waktunya lebih banyak bersama sang anak.

"Saat ini anak-anak saya sedang tumbuh. Kalau pulang ke rumah hanya ganti koper," cerita Is. "Sepertinya enggak lagi saya melakukannya."

Kendati demikian, Is telah merencanakan sebuah album baru yang dijadwalkan rilis pada Juli 2018. Ia berencana membuat album yang berisi tak hanya tentang lagu cinta, namun juga tentang alam.

Is mengungkapkan bahwa dirinya akan mengeluarkan sebuah single terlebih dahulu. Ia juga berencana untuk merilisnya pada Juli 2018.

"Yang terdekat adalah mengeluarkan single," tambah Is. "Rencananya, kalau tidak meleset kemungkinan pada Juli atau Agustus akan keluar album solo saya."

Selain pembuatan album dan perilisan single, Is juga mengaku ingin melakukan tur konser. Namun Is masih membatasi kegiatannya dan memilih beberapa kota untuk nantinya ia singgahi.

"Konser tunggal tahun ini pastinya dan enggak sekali, tapi mungkin tiga atau empat kali," tutur Is. "Mungkin, tak hanya di satu kota, kita tunggu saja."

You can share this post!

Related Posts