Bukan mistis, susunan batuan tersebut ternyata memiliki ajakan bermanfaat.
- Tim WowKeren
- Senin, 05 Februari 2018 - 14:13 WIB
WowKeren - Batuan yang tersusun rapi dan cantik di sebuah sungai di kampung Cibojong, Desa Jayabakti, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat menarik perhatian banyak orang. Sejak Kamis (1/2) kemarin, kejadian ini menjadi viral di media sosial. Banyak pihak mengagumi pemandangan tersebut, tapi juga tidak sedikit yang mengaitkannya dengan hal mistis.
Sekretaris Desa Jayabakti, Agus Muzamil, menyatakan bahwa batuan tersebut disusun oleh sejumlah pemuda. Aksi ini, menurutnya, adalah sebuah aksi kreatif untuk kampanye menjaga lingkungan. Sayanganya, menurut Agus, aksi ini harus disalahgunakan pihak lain dan dikaitkan dengan isu mistis.
"Saya dapat informasi jika susunan itu sengaja dibuat sejumlah anak muda dengan maksud mengajak warga untuk menjaga lingkungan. Yang salahnya itu oleh yang pertama kali melihat mungkin kaget informasinya jadi liar hingga dikaitkan dengan fenomena alam dan mistis," kata Agus, dilansir Detik pada Senin (5/2). "Ada yang buat dan saya pikir itu aksi positif hanya saja karena di kasih keterangan yang aneh jadi ramai dan berkesan kurang baik."
Sementara itu, menanggapi terus beredarnya kepercayaan mistis pada susunan batu ini, Camat Cidahu, Ading Ismail, memilih membongkarnya. Ia mengaku segera mendatangi lokasi karena khawatir isu mistis ini terus berkembang. Ading bersama dengan aparat MUI dan Muspika Kecamatan Cikidang langsung menghancurkan batu-batu itu.
"Setelah mendapat informasi, saya langsung ke lokasi," ujar Ading dilansir Detik pada Senin (5/2). "Saya serap informasi dari warga yang mengaku melihat sejumlah orang yang membuat batu-batu itu menjadi bersusun. Dan Alhamdulillah, hari itu juga saya bersama aparat MUI dan Muspika Kecamatan Cikidang langsung menghancurkan batu-batu itu."
Usai menghancurkan susunan batu tersebut, Ading mengatakan bahwa tindakannya itu mendapat respon positif dari warga. Mereka bersama-sama menghancurkan susunan batu tersebut.
Batuan yang tersusun rapi sebanyak 90 buah paket susunan ini sudah dipastikan bukan fenomena alam dan mistis. Hal itu dikarenakan warga sempat melihat beberapa pemuda sengaja menyusun batuan tersebut. Namun, apa motif penyusunan batu-batu di sepanjang aliran sungai tersebut masih belum diketahui.
(wk/)