Ini penjelasan polisi soal pengakuan Fachri yang mengaku mengonsumsi dumolid untuk menenangkan jiwanya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 15 Februari 2018 - 10:11 WIB
WowKeren - Fachri Albar juga mengonsumsi dumolid seperti Tora Sudiro. Penggunaan obat tersebut mampu membuat Fachri merasa tenang.
"Untuk dumolid, dia mengakui bahwasanya menggunakan ini untuk obat penenang jiwa," jelas Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto di Polres Jakarta Selatan, Rabu (14/2). "Dan dia menyatakan katanya dia memiliki dokter, dokternya masih kita akan periksa apakah betul dokter ini selama ini membantu tersangka untuk mengobati jiwanya."
Mardiaz menambahkan kalau Fachri belum menyebut nama dokter yang merawatnya. Putra Ahmad Albar itu cuma sekedar mengungkap kalau sang dokter merupakan rekomendasi dari orangtuanya.
"Dia mengatakan dokter ini adalah saran atau rujukan dari orangtuanya. Makanya kita lihat apakah benar dokter ini, kalaupun benar juga tidak menghapus pidananya," tegas Mardiaz.
Mardiaz juga mengungkap kalau pihaknya belum menentukan apakah Fachri akan direhabilitasi. Pasalnya proses rehabilitasi hanya dilakukan bila seorang pengguna menyerahkan diri ke polisi dan didampingi BNN.
"Jadi kasus ini kan jelas sudah tertangkap dengan barang bukti. Kalau rehabilitasi itu kan ketika orang belum tertangkap, tapi dia menggunakan, dia dengan kesadaran diri atau keluarganya mengajukan rehabilitasi ke pihak kepolisian, dengan BNN, ataupun pihak rumah sakit yang mengelola undang-undang narkoba," tutur Mardiaz. "Tentunya kalau berkenaan dengan rehabilitasi kita lihat sejauh mana ketergantungan tersangka terhadap barang tersebut. Rehabilitasi pun tidak menghapus hukum pidana, paling kalau memang dia betul-betul dalam ketergantungan tinggi, kita titipkan dia di panti rehab sambil kita menunggu kasusnya bergulir di kejaksaan."
(wk/)